Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

News

FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

badge-check


					FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester Perbesar

BANDA ACEH—Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh meyudisium 509 lulusan program sarjana (S-1) pada Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi yudisium berlangsung di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Selasa (15/9/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 408 mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana dalam delapan semester. Sebanyak 284 lulusan lainnya meraih predikat cumlaude.

Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Prof Safrul Muluk PhD dalam sambutannya mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan yudisium sebagai akhir dari proses belajar. Setelah menyandang gelar sarjana, para lulusan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama di tengah perubahan teknologi dan dinamika dunia kerja.

Ia meminta lulusan terus mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi, berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Menurut Safrul, kemampuan menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI) juga tidak cukup hanya dengan menguasai teknologi. Kemampuan manusia, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual tetap menjadi bagian penting, terutama bagi lulusan yang akan terjun ke dunia pendidikan.

“Jadilah teladan di mana pun kalian berada. Jaga nama baik almamater, tetaplah berakhlak mulia, dan jangan pernah tinggalkan salat,” pesan Safrul kepada para lulusan.

Sebagai calon pendidik, kata Safrul, para lulusan dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan peran penting sebagai pembimbing sekaligus teladan bagi peserta didik.

Sementara itu, Wakil Dekan I FTK UIN Ar-Raniry, Prof Dr Ismail Muhammad MAg mengatakan 509 lulusan tersebut berasal dari 13 program studi, terdiri atas 114 laki-laki dan 395 perempuan.

Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 98 mahasiswa. Disusul Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 87 mahasiswa dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 77 mahasiswa.

Sebanyak 191 lulusan juga menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk artikel ilmiah. Hingga kini, FTK UIN Ar-Raniry telah menghasilkan sekitar 26.858 lulusan selama 63 tahun berdiri.

Dalam kesempatan tersebut, orasi ilmiah disampaikan Senior Lecturer Flinders University, Australia, Dr Zamzami Zainuddin MA dengan tema “Belajar Beradaptasi dan Berkarier di Era Digital dan AI.”

Zamzami menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan teknologi digital dan AI. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi perlu terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk membangun karier.

Bagi lulusan bidang pendidikan, kemampuan tersebut menjadi semakin penting. Guru masa depan tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memahami teknologi dan menggunakannya untuk mendukung proses pembelajaran secara kreatif, efektif, dan bertanggung jawab. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta

4 November 2026 - 08:46 WIB

Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif

4 November 2026 - 08:30 WIB

PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat

4 November 2026 - 08:18 WIB

Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden

3 November 2026 - 22:17 WIB

UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

3 November 2026 - 09:29 WIB

Trending di News