LAMONGAN — Tren positif Persela Lamongan berlanjut di Pegadaian Championship 2026/27. Menjamu PSBS Biak di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (27/9), Laskar Joko Tingkir menang telak 6-0.
Persela tampil dominan sejak awal pertandingan. KH. Yudo menjadi pembuka pesta gol pada menit ke-12 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39.
Juninho Cabral kemudian mencetak dua gol beruntun pada menit ke-23 dan 28. Dua gol tambahan Persela masing-masing disumbangkan Caique Souza pada menit ke-80 dan kapten tim Dendy Sulistyawan pada menit 90+1.
“Alhamdulillah kami bisa mendapatkan tiga poin, itu yang terpenting,” tutur pelatih Persela, Bima Sakti.
Menurut Bima, raihan tiga poin menjadi hal utama dibandingkan jumlah gol yang dicetak timnya. Kendati demikian, Persela tetap berusaha memanfaatkan setiap peluang untuk menambah gol.
“Dan soal golnya, ya kita berusaha saja dengan menit per menit, alhamdulillah kami bisa cetak enam gol,” tegasnya.
Kemenangan tersebut membuat Persela menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi delapan poin.
Persela sejatinya mengoleksi sembilan poin dari tiga kemenangan. Namun, klub tersebut mendapat pengurangan satu poin karena dinilai belum memenuhi persyaratan Club Licensing dari I.League untuk kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
Selain produktif, Persela juga menunjukkan pertahanan yang solid. Tiga kemenangan yang diraih musim ini seluruhnya ditorehkan tanpa kebobolan.
Meski menang besar, Bima menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi dari permainan Hambali Tholib dan kawan-kawan. Salah satunya adalah ketajaman di lini depan.
“Kerja sama di sektor depan saya pikir perlu dibenahi lagi karena kita saat away, ruang berapa pun harus kami manfaatkan benar-benar menjadi gol,” ujarnya.
Bima berharap kemenangan besar atas PSBS Biak tidak membuat timnya terlena. Persela masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir, terutama ketika bermain di kandang lawan.











