BANDA ACEH – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg melepas 19 anggota kontingen Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di lobi biro rektorat, Senin (2/11/2026).
Kontingen UIN Ar-Raniry akan mengikuti babak grand final OASE PTKIN 2026 yang berlangsung pada 4–6 November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Rektor berharap para peserta dapat meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama kampus di tingkat nasional.
Dalam arahannya, Mujiburrahman mengapresiasi perjuangan mahasiswa dan pendamping yang telah mengantarkan UIN Ar-Raniry hingga babak grand final. Ia meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti kompetisi.
Rektor juga mendorong peserta untuk berjuang secara maksimal dan menargetkan prestasi tertinggi pada setiap cabang yang diikuti.
“Harapan kita, seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi ini dengan maksimal, mengharumkan nama UIN Ar-Raniry, dan membawa pulang prestasi terbaik. Mudah-mudahan ini menjadi kado istimewa untuk Milad UIN Ar-Raniry ke-63,” pesannya.
Ia turut mengingatkan peserta agar menjaga nama baik Aceh dan almamater selama berada di Yogyakarta. Selain kesiapan kompetisi, mahasiswa juga diminta menjaga ibadah, memohon doa restu orang tua, serta menjadikan ikhtiar dan doa sebagai bagian dari perjuangan.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Reza Idria MA PhD berharap seluruh anggota kontingen memiliki semangat dan tujuan yang sama untuk mengharumkan nama almamater di tingkat nasional.
Ia juga meminta peserta menjaga kekompakan, terus berlatih, serta mempersiapkan diri secara optimal agar mampu memberikan hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.
Ketua Kontingen OASE 2026 UIN Ar-Raniry, Jarnawi MPd CPM dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 15 mahasiswa berhasil melaju ke babak grand final pada tujuh cabang lomba. Kontingen juga diperkuat tiga orang official dan satu orang dosen yang mewakili Dewan Juri Nasional.
Ia menjelaskan, pada tahap pendaftaran dan seleksi awal, UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengirimkan delegasi untuk 17 dari total 19 cabang lomba yang dipertandingkan.
Dari proses seleksi tersebut, tujuh cabang lomba berhasil mengantarkan mahasiswa UIN Ar-Raniry ke babak grand final.
Pada bidang agama, delegasi UIN Ar-Raniry melaju melalui cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) putri, dan Dai Mahasiswa dengan lima peserta.
Sementara pada bidang sains, UIN Ar-Raniry meloloskan empat peserta melalui cabang Biologi dan Desain Arsitektur Islam. Adapun pada bidang riset, enam peserta berhasil menembus grand final melalui cabang Nanoteknologi dan Ekoteologi.
Secara keseluruhan, OASE PTKIN 2026 diikuti 497 mahasiswa dari 54 PTKIN yang berhasil menjadi finalis. Kompetisi ini mencakup tiga bidang utama, yakni agama, sains, dan riset, sebagai ruang pengembangan potensi, kreativitas, serta prestasi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam.
Babak grand final OASE PTKIN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4–6 November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. [ ]







