Menu

Mode Gelap
Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC

News

Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Jaksa Kumpulkan Geuchik

badge-check


					Kegiatan Penerangan Hukum “Jaksa Garda Desa” bertempat di Kantor Camat Mesjid Raya. Perbesar

Kegiatan Penerangan Hukum “Jaksa Garda Desa” bertempat di Kantor Camat Mesjid Raya.

ACEHSIBER.COM – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Filman Ramadhan, S.H., M.H., bersama jajaran mengadakan kegiatan Penerangan Hukum “Jaksa Garda Desa” di Kantor Camat Mesjid Raya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari para kepala desa (geuchik), Tuha Peut gampong, serta perangkat desa dari Gampong Meunasah Kulam, Gampong Meunasah Mon, dan Gampong Beurandeh.

Filman Ramadhan menjelaskan bahwa program “Jaksa Garda Desa” merupakan implementasi dari Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 5 Tahun 2023, yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran Kejaksaan dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat desa.

Program ini bertujuan untuk menekan penyalahgunaan dana desa serta memastikan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel.

Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam membangun Indonesia dari desa, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Besar turut berperan melaksanakan Program Jaga Desa untuk memberikan pendampingan, pengawalan, serta memaksimalkan pengelolaan keuangan desa guna mengurangi permasalahan yang dihadapi perangkat desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

“Mengoptimalkan Rumah Restorative Justice sebagai wadah bagi Jaksa untuk melaksanakan Program Jaga Desa guna meminimalkan potensi pelanggaran hukum dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Filman Ramadhan menyoroti adanya kecenderungan penyalahgunaan dana desa yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman aparat desa terhadap aturan dan ketentuan penggunaan dana desa.

Oleh karena itu, sosialisasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri diharapkan dapat meningkatkan wawasan aparat gampong sehingga lebih optimal dalam mengelola dana desa serta mampu menyusun laporan pertanggungjawaban dengan baik.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

22 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry

22 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di News