Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

Pemerintahan

Wakil Gubernur Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank: Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

badge-check


					Keterangan Foto: Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah berbincang hangat dengan Direktur IsDB, Amer Bukvic di ruang Meeting Room Vacant di Gedung Office8 lantai 35, Jakarta Pusat, 17 April 2025. (Foto: Humas BPPA) Perbesar

Keterangan Foto: Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah berbincang hangat dengan Direktur IsDB, Amer Bukvic di ruang Meeting Room Vacant di Gedung Office8 lantai 35, Jakarta Pusat, 17 April 2025. (Foto: Humas BPPA)

JAKARTA– Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, melakukan pertemuan dengan Direktur Islamic Development Bank (IsDB), Amer Bukvic, Kamis, 17 April 2025. Pertemuan yang berlangsung di Meeting Room Vacant, Gedung Office lantai 35, Jakarta Pusat ini membahas penguatan kerja sama pembangunan antara Pemerintah Aceh dan IsDB, khususnya di sektor ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam pertemuan tersebut, Fadlullah menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan Pemerintah Aceh, seperti peningkatan kualitas SDM melalui program beasiswa ke negara-negara anggota OKI, pembangunan infrastruktur ekonomi seperti pelabuhan ekspor-impor, serta pengembangan kawasan industri halal dan wisata religi.

“Kami menekankan pentingnya membangun Aceh yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami sangat berharap dukungan dari IsDB untuk program-program pendidikan dan infrastruktur,” ujar Fadlullah.

Fadhlullah juga memaparkan rencana pemerintah Aceh untuk mendirikan Aceh Tamadun Center, yang diharapkan menjadi pusat peradaban Islam di Asia Tenggara serta menjadi sentra manasik haji dan edukasi kebudayaan Islam.

Menanggapi hal tersebut, Direktur IsDB, Amer Bukvic, menyampaikan apresiasi atas visi pembangunan Aceh yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

“Kami melihat Aceh sebagai mitra strategis. Komitmen kami adalah mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, dan tata kelola kelembagaan,” kata Bukvic.

Bukvic uga menyinggung kesuksesan program Kafala Orphans di Aceh sebagai bentuk kedekatan IsDB dengan masyarakat Aceh.

“Program Kafala Orphans di Aceh adalah salah satu yang paling berhasil dalam sejarah IsDB. Selama 17 tahun, program ini telah menyentuh kehidupan lebih dari 17.000 anak yatim. Ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan kami dengan Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bukvic juga membuka peluang penyelenggaraan strategic retreat di Banda Aceh bersama Kementerian Keuangan RI guna merumuskan peta jalan kerja sama pasca-2025. IsDB juga berkomitmen menjembatani Aceh dengan lembaga-lembaga keuangan Islam lainnya dalam ekosistem global yang mereka koordinasikan.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara Aceh dan IsDB, sejalan dengan tekad Pemerintah Aceh untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat peradaban Islam dan kekuatan ekonomi regional di masa depan.

Fadlullah hadir bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syadirin, Wali Kota Subulussalam, H.M. Rasyid Bancin.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

20 Juni 2026 - 14:38 WIB

Revisi UUPA, Sekda Nasir: Instrumen Penting Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran

19 Juni 2026 - 15:56 WIB

Gelar Pendidikan Perdamaian, Kak Na Apresiasi IWPG

19 Juni 2026 - 15:55 WIB

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

17 Juni 2026 - 23:09 WIB

Trending di Pemerintahan