Menu

Mode Gelap
Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Ingin Ketua DPD dari Internal OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan Stok Pangan Strategis Aman dan Terkendali Jelang Ramadan 1447 H Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polda Aceh Gencarkan Edukasi

Pemerintahan

Wagub Aceh dan Kemenko Polkam Bahas Singkronisasi Tata Kelola Otsus

badge-check


					Wagub Aceh dan Kemenko Polkam Bahas Singkronisasi Tata Kelola Otsus Perbesar

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadullah, menghadiri Rapat Sinkronisasi dan Analisis Tata Kelola Dana Otonomi Khusus (Otsus) serta Tata Kelola Pemerintahan Aceh dalam Kerangka Desentralisasi Asimetris. Kegiatan tersebut berlangsung di Rasuna Said Tower 3, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025).

Advertisements
Ad 21

Rapat ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Kemenko Polhukam, Mayjen TNI Dr. Heri Wiranto.

Dalam forum itu, Wagub Fadullah menegaskan bahwa dana Otsus merupakan hasil kesepakatan damai Aceh yang lahir setelah konflik panjang sejak 1976. “Dulu di Finlandia sempat tidak ada titik temu, namun akhirnya lahir kesepakatan yang salah satunya adalah dana Otsus. Hari ini kita membicarakan kembali bagaimana peran dan tata kelolanya,” ujar Fadullah.

Ia menekankan, dua dekade implementasi Otsus harus menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan dan menjaga perdamaian. “Banyak duta besar bertanya kenapa perdamaian Aceh bisa bertahan 20 tahun. Jawabannya karena kami merawat dan menjaganya. Tingkat keamanan di Aceh hari ini sangat rendah,” ujarnya.

Fadullah juga menyinggung soal pengelolaan tanah wakaf Blang Padang yang tengah dalam proses penyelesaian administrasi. “Kanwil sudah meminta rekomendasi dari MUI, semua dokumen bahkan historis sejarahnya telah kami serahkan,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui PAD Aceh masih rendah akibat minimnya investasi. “Ke depan, kami berharap lebih banyak investor hadir dan bersama-sama membangun Aceh,” tegasnya.

Selain membahas tata kelola Otsus, rapat juga menyinggung persoalan teknis seperti keterbatasan BBM di beberapa daerah, serta program Koperasi Merah Putih untuk makanan bergizi gratis yang kini menunggu rekomendasi Menko Pangan.

Setelah sambutan Wagub, forum dilanjutkan dengan sesi diskusi. Berbagai ide dan masukan terkait tata kelola pemerintahan serta pemanfaatan dana Otsus disampaikan oleh para peserta rapat. Seluruh usulan tersebut diterima langsung oleh Mayjen TNI Dr. Heri Wiranto untuk kemudian ditindaklanjuti dalam langkah kebijakan berikutnya.

“Bagi kami, biarkan Aceh tumbuh dengan caranya, namun tetap dalam bingkai NKRI,” pungkas Wagub

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

5 Februari 2026 - 19:28 WIB

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI

4 Februari 2026 - 14:40 WIB

Wagub Dampingi Mendagri Hadiri Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I di Aceh Tamiang

3 Februari 2026 - 22:53 WIB

Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Tata Kelola Migas yang Berkelanjutan

2 Februari 2026 - 22:46 WIB

Trending di Pemerintahan