Menu

Mode Gelap
Kejati Aceh Amankan Buronan Kasus Pemerkosaan Anak PKB Dukung Prabowo Dua Periode tanpa Gibran BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Ingin Ketua DPD dari Internal

News

112 Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Jalani KPM Kebencanaan di Pidie Jaya dan Bireuen

badge-check


					112 Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Jalani KPM Kebencanaan di Pidie Jaya dan Bireuen Perbesar

BANDA ACEH — Sebanyak 112 mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diterjunkan ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Aceh untuk menjalani Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan.

Para mahasiswa tersebut dilepas secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg, di sekitar Posko Ar-Raniry Peduli, Rabu (24/12/2025).

Sebanyak 76 mahasiswa FAH mengikuti KPM Kebencanaan gelombang pertama yang berlangsung selama 22 hari, mulai 25 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026.

Mereka disebar di empat titik pengabdian, masing-masing dua lokasi di Pidie Jaya dan dua lokasi di Bireuen, yang merupakan daerah terdampak banjir dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, mahasiswa lainnya dijadwalkan menyusul pada gelombang kedua.

Dalam arahannya, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi bencana harus dilandasi semangat kemanusiaan dan empati sosial.

“Mahasiswa hadir untuk membantu masyarakat, bukan untuk wisata bencana. Kurangi swafoto dan hal-hal yang tidak perlu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah empati, kepekaan, dan kerja nyata,” ujar Mujiburrahman.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga kesehatan, mempersiapkan kebutuhan pribadi, serta menghormati adat dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Mahasiswa adalah duta UIN Ar-Raniry. Jaga ibadah, sopan santun, dan perilaku selama berada di tengah masyarakat,” katanya.

Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MAg PhD menjelaskan bahwa selama KPM Kebencanaan, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembersihan balai gampong, pesantren, rumah warga, hingga lembaga sosial yang terdampak banjir.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M UIN Ar-Raniry, Nashriyah, menyampaikan bahwa tim PSGA turut melakukan pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak, terutama anak-anak, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Menurut Nashriyah, program KPM Tematik Kebencanaan ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperkuat empati, kepekaan sosial, dan kepedulian kemanusiaan di wilayah rawan bencana. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejati Aceh Amankan Buronan Kasus Pemerkosaan Anak

6 Februari 2026 - 17:42 WIB

BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi

6 Februari 2026 - 10:01 WIB

Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital

6 Februari 2026 - 09:58 WIB

OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah

4 Februari 2026 - 22:42 WIB

Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan

4 Februari 2026 - 22:38 WIB

Trending di News