Menu

Mode Gelap
Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh Tindak Lanjut Permintaan Gubernur, KKP Survei dan Siapkan Perbaikan Muara Perikanan Dangkal di Aceh Gubernur Aceh Tegaskan Penguatan JKA untuk Layanan Kesehatan Berkelanjutan

Olahraga

Persis Akhirnya Keluar dari Zona Merah di Pekan ke-25

badge-check


					Persis Akhirnya Keluar dari Zona Merah di Pekan ke-25 Perbesar

SOLO – Kemenangan dengan skor 3-0 atas Bali United FC pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/3) lalu memiliki arti penting bagi Persis Solo. Ini karena Laskar Sambernyawa harus berjuang dalam waktu yang terbilang panjang hingga akhirnya dapat keluar dari zona merah di laga pekan ke-25 setelah terjebak sejak laga pekan ke-5.

Setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Madura United di laga pekan perdana, prestasi Persis memang terus merosot. Usai melewati pekan perdana dengan ada di peringkat ke-5 klasemen, Persis kemudian kalah 0-3 dari Persija Jakarta di laga home pada laga pekan ke-2 dan membuat posisinya melorot ke peringkat 11 di pekan ke-2.

Pada pekan ke-3, Persis menahan imbang PSBS Biak dengan skor 2-2 pada laga tandang yang membuat mereka tertahan di posisi 11 klasemen. Dan pada pekan ke-4, kekalahan 0-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di laga tandang membuat Persis kembali melorot dan mengisi peringkat ke-14 di klasemen saat itu.

Posisi Muhammad Riyandi dkk makin melorot dan akhirnya masuk ke zona merah di pekan ke-5. Adalah kekalahan 1-2 dari Persijap Jepara di laga home di Stadion Manahan Solo pada 13 September 2025 lalu yang membuat Persis terperosok ke peringkat 17 dengan koleksi empat poin.

Sejak saat itu, posisi Persis terus berkutat di peringkat tiga terbawah. Hal ini terlihat dengan Persis yang sempat merasakan puasa kemenangan di 15 pertandingan secara beruntun.

Persis juga akhirnya berpisah dengan pelatih Peter de Roo yang sudah memimpin sejak awal musim pada jelang laga pekan ke-12 melawan PSIM Yogyakarta dan diambil alih Tithan Wulung Suryata sebagai caretaker.

Pada 16 Desember 2025, manajemen Persis akhirnya mengumumkan kembalinya pelatih kepala Milomir Seslija, atau sebelum laga pekan ke-15.

Kemenangan yang sangat dinantikan Persis akhirnya kembali dirasakan di laga pekan ke-17 atau laga penutup di putaran pertama. Persis mampu menang 3-2 atas Semen Padang FC di laga tandang.

Dan setelah ada di peringkat ke-18 alias juru kunci sejak pekan ke-18 hingga pekan 22, Persis merangkak naik step by step usai menorehkan kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di laga home dan imbang tanpa gol lawan lawan Persijap di Jepara.

Akhirnya di laga pekan ke-25, kemenangan tiga gol tanpa balas membuat Persis sementara meninggalkan zona merah dengan menempati posisi ke-15 dengan koleksi 20 poin. Posisi ini juga masih jauh dari kata aman karena Madura United dan Semen Padang yang ada di peringkat ke-16 dan 17 juga punya poin yang sama dengan Persis.

Belum lagi PSBS yang kini ada di posisi juru kunci, sudah punya nilai 18 alias hanya selisih dua poin saja dengan Laskar Sambernyawa.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib

6 Mei 2026 - 13:16 WIB

Bernardo Tavares Fokus Pemulihan Skuat Persebaya

1 Mei 2026 - 19:31 WIB

Marc Klok Sebut Persib Tunjukkan Mentalitas Juara

1 Mei 2026 - 19:28 WIB

Kemenangan Kontra Bhayangkara FC Bawa Persib Kembali ke Puncak

1 Mei 2026 - 19:26 WIB

Bek Persib Ungkap Penentuan Juara Masih Ada di Tangan

29 April 2026 - 13:45 WIB

Trending di Olahraga