Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

Pemerintahan

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

badge-check


					Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA. Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA.

BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA. secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Seminar Nasional Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh Tahun 2026 yang digelar di Hotel Ayani, Banda Aceh, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, serta sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan media, akademisi, dan peserta UKW dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada AMSI Aceh atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Aceh.

“Pelaksanaan UKW yang dirangkaikan dengan seminar nasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik,” ujar Sekda.

Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi saat ini, wartawan dituntut tidak hanya mampu menyampaikan fakta, tetapi juga harus cermat dalam verifikasi, menjunjung tinggi etika, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sekda juga menyoroti kondisi Aceh yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi bencana hidrometeorologi yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia media.

Dalam situasi pemulihan pascabencana, menurutnya, peran media menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar transparansi, penghubung antara pemerintah dan masyarakat, serta penjaga kepercayaan publik.

“Keberlanjutan ekosistem media harus menjadi perhatian bersama, karena media merupakan bagian penting dari infrastruktur sosial yang menopang kualitas demokrasi dan ketahanan informasi,” katanya.

Lebih lanjut, Sekda menyebutkan tema seminar yang diangkat, yakni tentang membangkitkan ekosistem bisnis perusahaan media pascabencana, sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi saat ini.

Ia berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis dan rekomendasi aplikatif untuk memperkuat industri media di Aceh.

Terkait UKW, Sekda menekankan bahwa kompetensi wartawan merupakan kunci dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Wartawan yang kompeten akan lebih cermat, tangguh, dan mampu menjaga integritas di tengah tantangan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Sekda, akan terus mendukung terciptanya ekosistem media yang sehat dan profesional, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan akademisi.

Mengakhiri sambutannya, Sekda secara resmi membuka kegiatan UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh Tahun 2026.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan dunia pers dan pembangunan Aceh,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan