Menu

Mode Gelap
BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Olahraga

Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang

badge-check


					Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang Perbesar

YOGYAKARTA — PSIM Yogyakarta sudah terus mempersiapkan diri jelang laga tandang di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Sesuai jadwal, PSIM akan dijamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4) mendatang.

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel memastikan seluruh anggota tim tetap bekerja keras meski baru melewati hasil yang kurang maksimal.

“Kondisi pemain bagus. Mereka bekerja keras meskipun kami memiliki beberapa pemain yang cedera dan mendapat sanksi larangan bermain. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit, tapi para pemain yang ada di lapangan bekerja keras dan menunjukkan semangat yang baik,” kata Van Gastel.

Duo andalan lini belakang Laskar Mataram, Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera, harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Persoalan cedera juga menjadi tantangan tersendiri bagi Van Gastel dalam meramu komposisi tim terbaik. Selain Anton Fase yang masih dalam masa pemulihan cedera, beberapa nama juga dipastikan akan absen dalam pertandingan tersebut.

“Rahmatsho dan Abiyoso cedera. Rahmatsho tidak akan bermain, tetapi saya belum tahu untuk Abiyoso (bermain atau tidak). Saya harus berbicara dengan dokter,” ucapnya lagi.

Untuk persiapan laga mendatang, fokus utama tim kali ini tertuju pada evaluasi utama dalam laga terakhir, yakni antisipasi bola mati. Mantan pemain Feyenoord tersebut memberi latihan khusus terkait hal tersebut.

“Kami melakukan penjagaan satu lawan satu. Jadi itulah yang saya katakan. Itu salah satu masalah kami, yaitu kurangnya rasa urgensi, terlalu santai, dan menjaga lawan tanpa rasa tanggungjawab. Jadi saya merindukan kegigihan dalam banyak aspek permainan kami,” dia menegaskan.

Selain antisipasi bola mati dan latihan biasa jelang laga, Van Gastel mengaku menganggap pertandingan lawan Bhayangkara FC sama dengan laga lain. Meski begitu, dirinya tetap fokus untuk bisa menampilkan tim terbaik.

“Seperti biasa kami fokus pada permainan kami sendiri. Jadi itulah yang kami lakukan setiap pertandingan,” ujarnya serius.

PSIM sendiri pada laga pekan ke-27 lalu saat menjamu PSM Makassar di laga home di Stadion Sultan Agung, Bantul kembali menuai hasil menyakitkan dengan kalah 1-2.

Hasil ini membuat PSIM belum mampu bangkit dari raihan hasil tak maksimal di 10 laga beruntun. Dari 10 laga terakhir yang dilakoni, PSIM hanya meraih satu kemenangan yakni atas PSBS Biak dengan skor 4-2 serta mencatatkan lima hasil imbang dan empat kekalahan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rombak Tim Menuju Musim Baru, Persik Lepas Striker Asal Brasil

17 Juni 2026 - 11:51 WIB

Persis Tunjuk Ricky Nelson Jadi Pelatih Kepala

16 Juni 2026 - 15:02 WIB

TVRI Kini Gratiskan Nobar Piala Dunia di Aceh

9 Juni 2026 - 22:48 WIB

Shin Tae-yong Siap Bangun Identitas Menyerang untuk Persija

9 Juni 2026 - 12:16 WIB

Persija Perkenalkan Shin Tae-yong

9 Juni 2026 - 12:14 WIB

Trending di Olahraga