Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

Pemerintahan

Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

badge-check


					Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem) Perbesar

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem)

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, serta Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Drs. Syakir, M.Si, menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya pada bidang industri dan perdagangan, penyelenggaraan urusan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta ketahanan pangan.

Melalui pertemuan tersebut, kedua provinsi berkomitmen dengan menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama sekaligus menetapkan beberapa sektor prioritas untuk segera ditindaklanjuti. Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah memproyeksikan nilai transaksi mencapai Rp1,065 triliun sebagai langkah nyata dalam membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Dalam sambutannya, Mualem menyampaikan bahwa kerja sama antar daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan yang saling mendukung dan berkelanjutan. Ia menjelaskan, Aceh memiliki berbagai potensi unggulan mulai dari sektor pertanian, kelautan, perdagangan, hingga pariwisata berbasis budaya dan religi yang dapat dikembangkan melalui sinergi bersama daerah lain.

“Kerja sama ini kami harapkan tidak hanya mempererat hubungan antara Aceh dan Jawa Tengah, tetapi juga mampu melahirkan langkah konkret yang memberi manfaat besar bagi kedua daerah serta pembangunan nasional secara keseluruhan,” ujar Mualem.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut menjelaskan terkait pentingnya membangun pemerintahan yang kolaboratif dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Ia menyebutkan bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat saling melengkapi untuk memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui collaborative government seperti ini, potensi kemandirian fiskal dapat menjadi senjata utama dalam mengembangkan daerah secara bersama-sama, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menilai, sinergi antar daerah merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung perkembangan daerah. Ia berharap kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat terus diperluas ke berbagai sektor strategis lainnya, sehingga menjadi fondasi kuat bagi kemajuan bersama di masa mendatang. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan