Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

News

PSGA UIN Ar-Raniry Gelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus

badge-check


					PSGA UIN Ar-Raniry Gelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Perbesar

BANDA ACEH— Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry menggelar pelatihan penanganan kasus kekerasan seksual bagi pendamping Unit Layanan Terpadu (ULT) dan civitas akademika.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pertemuan LP2M UIN Ar-Raniry, Rabu (29/4/2026), sebagai upaya memperkuat kapasitas internal kampus dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual.

Ketua PSGA UIN Ar-Raniry, Dr Nashriyah MA mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif.

“Pendamping perlu dibekali keterampilan praktis agar setiap laporan dapat ditangani secara responsif, profesional, dan berpihak pada korban,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi kerap dipengaruhi oleh ketimpangan relasi kuasa, sehingga memerlukan penanganan yang sistematis dan sensitif terhadap korban.

“Kampus harus menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” kata dia.

Pelatihan ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari anggota Satuan Tugas (Satgas) serta pendamping Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan UIN Ar-Raniry.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, antara lain Ketua UPTD PPA Kota Banda Aceh Nurmiati SP MKM dan Ketua ULT PPKS UIN Ar-Raniry Dr Khairani MAg.

Materi yang disampaikan mencakup tahapan penanganan kasus, evaluasi sistem yang telah berjalan, serta praktik berbasis pengalaman lapangan

Melalui pelatihan ini, PSGA menargetkan peningkatan kapasitas pendamping dalam menangani kasus secara komprehensif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan kampus yang responsif gender dan bebas dari kekerasan seksual. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan

20 Juni 2026 - 13:02 WIB

Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

20 Juni 2026 - 12:53 WIB

Trending di News