Menu ✖

Mode Gelap
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen Pria 59 Tahun Diduga Cabuli Dua Anak di Banda Aceh, Ditangkap di TPI Lampulo

Pemerintahan

Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur, Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Pertanian

badge-check


					Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Sawah di Aceh Timur, Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Pertanian Perbesar

ACEH TIMUR – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah di Desa Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi agar aktivitas petani dapat segera kembali normal.

Dalam kunjungan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Roby Irza, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin, Tim Khusus Gubernur Faisal Rizal, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, S.TP., M.Si., bersama unsur Muspika, perwakilan Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan perwakilan Kelompok Tani Ie Seuneulhop.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kadistanbun Aceh Azanuddin Kurnia melaporkan bahwa rehabilitasi sawah rusak ringan seluas 6.304 hektare telah mencapai progres fisik sekitar 40 persen, sementara rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 2.281 hektare telah mencapai 78 persen. Secara keseluruhan, pemulihan sawah rusak ringan dan sedang yang telah dan sedang ditangani melalui kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota mencapai 40.988 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Erwin Atlizar, melaporkan bahwa di lokasi peninjauan sedang dilakukan olah lahan seluas sekitar 30 hektare yang ditargetkan segera memasuki masa tanam. Ia juga berharap dukungan Pemerintah Aceh untuk mempercepat pasokan air dari Daerah Irigasi Jambo Aye guna mengairi sekitar 350 hektare sawah di 12 desa yang berada di Kecamatan Simpang Ulim dan Pantee Bidari.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh langsung meminta Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Hasil koordinasi tersebut mendapat respons positif, di mana BWS menyatakan siap melakukan langkah-langkah darurat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Sekda Aceh menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian beserta Satgas Pemulihan dan Rehabilitasi pusat yang terus mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, bangkitnya sektor pertanian dan perikanan akan menjadi penggerak utama pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

M. Nasir menegaskan Pemerintah Aceh akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta unsur TNI agar seluruh program rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu. Ia berharap mayoritas sawah yang telah direhabilitasi sudah dapat ditanami pada Juli tahun ini.

Selain itu, Sekda Aceh juga meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus mengupayakan solusi terhadap sekitar 16.283 hektare sawah kategori rusak berat yang masih memerlukan penanganan. Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, seluruh lahan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap sehingga kembali produktif.

Sebelum meninjau lokasi rehabilitasi sawah, Sekda Aceh bersama rombongan juga meninjau jaringan irigasi di depan Kantor Camat Darul Falah. Pada kesempatan itu, ia meminta Dinas Pengairan Aceh dan kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan agar pasokan air segera tersedia dan petani dapat memulai musim tanam tanpa hambatan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan