Menu ✖

Mode Gelap
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen Pria 59 Tahun Diduga Cabuli Dua Anak di Banda Aceh, Ditangkap di TPI Lampulo

Pemerintahan

Wagub Pimpin Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Tamiang

badge-check


					IST Perbesar

IST

ACEH TAMIANG– Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Bupati Aceh Tamiang di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, Bappeda, serta kepala SKPK terkait sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mempercepat proses pemulihan daerah terdampak bencana.

Pertemuan difokuskan pada evaluasi progres rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya percepatan perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan layanan publik serta menggerakkan kembali aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Selain pembangunan fisik, forum juga membahas strategi percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen memastikan program pemulihan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang menekankan pentingnya percepatan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan banjir. Upaya tersebut dinilai mendesak sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, sekaligus meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.

Ia juga mendorong percepatan rehabilitasi dan pembangunan kembali gedung-gedung perkantoran pemerintah yang rusak akibat bencana. Menurutnya, pemulihan sarana pemerintahan menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan sinergi kuat antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan DPRK.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar seluruh program pemulihan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengawal setiap tahapan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dengan kerja sama yang terintegrasi, Pemerintah Aceh optimistis proses pemulihan di Aceh Tamiang dapat dipercepat, sehingga pelayanan publik kembali maksimal dan masyarakat segera merasakan dampak positif pembangunan secara menyeluruh.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan