Menu

Mode Gelap
Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026 Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor! ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

Olahraga

Arema FC Hadapi Krisis Pemain, Tiga Pilar Absen Lawan Persebaya

badge-check


					Pelatih Marcos Santos Perbesar

Pelatih Marcos Santos

MALANG – Arema FC akan mengarungi pekan ke-13 BRI Super League 2025/26 dengan kondisi jauh dari ideal. Tim akan menjalani laga tandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (22/11) sore.

Sebab tiga pemain pilar dipastikan absen, membuat pelatih Marcos Santos harus memutar otak. Mulai dari absennya Arkhan Fikri yang tengah memperkuat Timnas U22 Indonesia, dua gelandang lainnya, Bayu Setiawan dan Julian Guevara, juga tidak bisa dimainkan karena masih menjalani sanksi tiga pertandingan usai menerima kartu merah langsung.

“Jadi masing-masing kena larangan bermain 3 pertandingan. Kemudian Arkhan masih memperkuat timnas, jadi kemungkinan juga tidak bisa dimainkan,” kata pelatih asal Brasil itu.

Selain itu Arema FC juga tengah krisis di posisi bek sayap setelah Achmad Maulana mengalami cedera ACL. Kini hanya tersisa dua bek murni Rifad Marasabessy dan Johan Ahmad Farisi.

“Kita akan memainkan pemain yang siap untuk laga menghadapi Persebaya. Kami optimis bisa mencuri poin di sana, tapi sekarang kami persiapkan dulu strategi yang matang,” imbuhnya.

Untuk itu bermain di hadapan ribuan Bonek, dia menginginkan skuatnya benar-benar menjaga emosi. Apalagi Arema FC dan Persebaya menjadi dua tim dengan koleksi kartu merah terbanyak, membuat risiko bermain dengan 10 pemain sangat besar.

“Saya sudah bicara dengan para pemain agar tidak melakukan pelanggaran yang menyebabkan kartu merah. Karena jika mereka mendapat itu, tentu akan merugikan tim,” pungkas Marcos Santos.

Sementara itu dalam lima laga terakhir BRI Super League 2025/26, Arema FC tampil lebih produktif dan agresif dibanding Persebaya. Tim mencetak tujuh gol dan meraih tujuh poin, meski juga kebobolan sembilan gol akibat rapuhnya lini belakang.

Namun catatan head to head memperlihatkan dominasi kuat Persebaya sejak musim 2022. Dengan meraih lima kemenangan dan satu imbang dalam enam pertemuan terakhir sedangkan tim berjuluk Singo Edan belum sekalipun menang dalam periode itu.

Saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin. Kemenangan di GBT akan membuka jalan bagi Arema FC untuk menyalip Persebaya sekaligus berpotensi mematahkan kutukan panjang dalam derby.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bek Persib Bela Timnas Irak Demi Piala Dunia 2026

19 Maret 2026 - 13:57 WIB

Persis Akhirnya Keluar dari Zona Merah di Pekan ke-25

18 Maret 2026 - 19:55 WIB

Mantan Pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus Tangani Persiraja U-19

15 Maret 2026 - 05:57 WIB

Langkah Dewa United Terhenti di Asia

14 Maret 2026 - 07:26 WIB

Omid Popalzay Dipanggil Timnas Afghanistan untuk FIFA Matchday

11 Maret 2026 - 22:35 WIB

Trending di Olahraga