Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

News

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Aman

badge-check


					Harga emas terus menunjukkan tren peningkatan signifikan Perbesar

Harga emas terus menunjukkan tren peningkatan signifikan

BANDA ACEH – Harga emas terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Per 4 Maret 2026, harga emas telah menyentuh kisaran Rp3,1 juta per gram, atau melonjak lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. Kenaikan ini mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Lonjakan harga tersebut turut berdampak pada meningkatnya minat nasabah terhadap layanan emas di Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain karena karakteristiknya yang unik, emas dinilai sebagai instrumen investasi yang aman, mudah diakses, dan sesuai dengan prinsip syariah. Tren ini sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis BSI sebagai Bank Emas pertama di Indonesia.

Dari sisi kinerja, jumlah nasabah bullion bank BSI periode Januari hingga Februari 2026 (year to date) tercatat meningkat 44%. Sementara itu, penjualan emas sepanjang 2026 telah mencapai 58% dari total penjualan sepanjang 2025. Peningkatan ini turut dipengaruhi kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap permintaan emas seiring kenaikan harga.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, BSI memastikan telah memiliki sistem manajemen persediaan (inventory management) yang baik. Bank juga bekerja sama dengan sejumlah supplier dan membuka peluang menambah mitra pemasok ke depan, dengan tetap mengedepankan kajian serta penerapan manajemen risiko secara tepat.

Kemudahan transaksi turut menjadi faktor pendorong. Melalui superapps BYOND, pembelian emas bullion bank BSI dapat dilakukan secara real time. Nasabah bahkan bisa mulai berinvestasi dengan nominal sekitar Rp50.000. Selain itu, tersedia fitur transfer saldo emas (gramasi) ke sesama rekening BSI Emas.

Bagi nasabah yang ingin mencetak emas fisik, pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi, kemudian pengambilan dilakukan di kantor cabang yang telah dipilih.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa permintaan emas diproyeksikan masih akan terus meningkat ke depan.

“Ke depan, kami melihat permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan

20 Juni 2026 - 13:02 WIB

Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

20 Juni 2026 - 12:53 WIB

Trending di News