Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas

Pemerintahan

Kak Na: Pemerintah Aceh Apresiasi Peran Arsitek pada Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Tsunami

badge-check


					Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir usai menghadiri welcome Dinner bersama para peserta International Conference on Natural and Human Disaster, yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, di salah satu cafe di kawasan Lhok Nga, Jum’at (17/4/2026) sore. Perbesar

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir usai menghadiri welcome Dinner bersama para peserta International Conference on Natural and Human Disaster, yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, di salah satu cafe di kawasan Lhok Nga, Jum’at (17/4/2026) sore.

ACEH BESAR – Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh sangat berterima kasih dan mengapresiasi peran para arsitek yang telah berkontribusi pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami 2024 silam l.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir usai menghadiri welcome Dinner bersama para peserta International Conference on Natural and Human Disaster, yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, di salah satu cafe di kawasan Lhok Nga, Jum’at (17/4/2026) sore.

“Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh tentu sangat mengapresiasi peran nyata para arsitek pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami. Tas peran saudara semua, Aceh kini bangkit dan menjadi lebih baik pembangunannya,” ujar Kak Na.

“Namun, peran para arsitek tentu tidak boleh berhenti di situ, karena kehidupan terus berlanjut dengan sangat dinamis. Menurut kami, peran arsitek sangat diperlukan sesuai zaman, sepanjang zaman. Seperti saat ini, para arsitek tentu menghadapi tantangan nyata, bagaimana merumuskan pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang ramah lingkungan serta pembangunan yang tanggap dan tangguh bencana,” sambung Kak Na.

Kak Na optimis, kehadiran para arsitek se-Asia pada konferensi internasional ini mampu merumuskan sebuah konsep pembangunan kekinian, konsep pembangunan sesuai perkembangan zaman futuristik dan tetap ramah lingkungan.

Untuk diketahui bersama, tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah International Conference on Natural and Human Disaster. Dipilihnya Aceh sebagai lokasi penyelenggaraan merupakan bentuk penghormatan bagi para korban dan penyintas yang selamat, serta sebagai media ajar dan sarana pengingat bagaimana sumbangsih besar para arsitek pada proses kebangkitan kembali sebuah daerah pasca bencana.

Pada kesempatan tersebut, Kak Na juga mengajak para peserta untuk turut mempromosikan keindahan alam, keamanan, kenikmatan kuliner dan keramahan masyarakat Aceh, sekembalinya para peserta ke negara masing-masing.

“Pasca tsunami, kunjungan wisatawan ke Aceh menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. Dari sektor ini lahir industri kreatif skala kecil. Karena itu, kami berharap para peserta dapat menjadi duta yang akan mempromosikan potensi pariwisata Aceh sekembalinya mereka ke negara masing-masing,” pungkas Kak Na.

International Conference on Natural and Human Disaster dihadiri oleh para arsitek dan mahasiswa se-Asia dan akan berlangsung hingga 19 April mendatang di Hermes Palace Hotel. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan