Menu

Mode Gelap
BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Ingin Ketua DPD dari Internal OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan

News

Kolaborasi UIN Ar-Raniry dan Pustakawan Perkuat Literasi bagi Penyintas Banjir Aceh Utara

badge-check


					
Tim Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry bersama Pengurus Daerah IPI Aceh menyerahkan donasi kepada STIES Baktiya dan Ma’had Aly Samudera Pase, Rabu (31/12/2025). Perbesar

Tim Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry bersama Pengurus Daerah IPI Aceh menyerahkan donasi kepada STIES Baktiya dan Ma’had Aly Samudera Pase, Rabu (31/12/2025).

ACEH UTARA — Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh berkolaborasi dengan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh serta Aceh Library Consultant menyalurkan bantuan bagi penyintas banjir di Aceh Utara.

Advertisements
Ad 21

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Ar-Raniry Peduli ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga penguatan literasi bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir. Pendampingan dilakukan melalui aktivitas membaca serta distribusi bahan bacaan di lokasi terdampak.

Selain bahan bacaan, tim kolaborasi juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan spiritual. Bantuan tersebut meliputi Alquran, Iqra, buku tuntunan shalat, serta paket mukena bagi ibu-ibu penyintas banjir.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin mengatakan literasi memiliki peran strategis dalam proses pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak.

“Literasi membantu anak-anak tetap belajar, berinteraksi, dan membangun kembali harapan di tengah situasi sulit. Karena itu, kegiatan literasi kami integrasikan dengan penyaluran bantuan,” ujar Mukhtaruddin.

Di sisi lain, Pengurus Daerah IPI Aceh juga menyalurkan bantuan biaya hidup kepada pustakawan yang terdampak banjir di Aceh Utara.

Ketua PD IPI Aceh, Nazaruddin, menyebutkan bantuan diberikan sebesar Rp 500.000 per pustakawan yang terdampak parah, berdasarkan pendataan internal IPI Aceh.

“Total dana yang berhasil dihimpun dan disalurkan sementara ini sekitar Rp 11 juta. Dana tersebut berasal dari sumbangan IPI Aceh, IPI Jawa Barat, IPI Yogyakarta, IPI Jawa Tengah, dan IPI Lampung,” kata Nazaruddin.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga melalui penguatan literasi sebagai fondasi pemulihan masyarakat Aceh Utara pascabencana banjir. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi

6 Februari 2026 - 10:01 WIB

Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital

6 Februari 2026 - 09:58 WIB

OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah

4 Februari 2026 - 22:42 WIB

Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan

4 Februari 2026 - 22:38 WIB

Stok Pangan Strategis Aman dan Terkendali Jelang Ramadan 1447 H

4 Februari 2026 - 22:36 WIB

Trending di News