Menu

Mode Gelap
Jelang FASI, Bupati Alfarlaky Terima Audiensi Pengurus BKPRMI Julok Juara Lomba Masak Serba Ikan Se-Aceh Timur Terima Kunjungan PLN, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Antisipasi Krisis Listrik Saat Bencana UIN Ar-Raniry Siapkan Dosen Hadapi Perkuliahan Perdana Pendidikan Dokter Wakili Aceh, Tangke Tampil di Lake Toba Traditional Music Festival UIN Ar-Raniry Buka Pendaftaran Prodi Kedokteran, Seleksi Digelar 12 September

Pemerintahan

Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

badge-check


					Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh) Perbesar

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh)

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh), menyatakan Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues dan seluruh kabupaten di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Advertisements
Ad 33

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Wagub Dek Fadh. Upaya memperkuat sinergi inilah yang mendorong Wagub Dek fadh dan Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama-sama bertandang ke Kantor Kementerian PU di Jakarta, pada Senin (24 Agustus 2026).

Diterima sejumlah pejabat di Kementerian PU, mereka membahas sejumlah titik infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani secara permanen. Sehingga Dek Fadh dan Suhaidi mengusulkan kepada Kementerian PU untuk diprioritaskan.

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues,” ujar Wagub Dek Fadh. “Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini.”

Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas denga naman dan lancer,” kata Suhaidi pada kesempatan yang sama.

Suhaidi mengatakan, usulan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungannya, Wapres melihat langsung kondisi infrastruktur yang terdampak bencana dan meminta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Adapun sejumlah infrastruktur strategis yang diusulkan untuk dipercepat pembangunannya secara permanen meliputi:
Jembatan Aih Bobo, bentang 80 meter.
Jembatan Kendawi, bentang 80 meter.
Jembatan Rerebe, Tripe Jaya, bentang 180 meter.
Jembatan Pintu Rime, bentang 180 meter.
Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya, bentang 80 meter.
Jembatan Sp. Kenyaran–Aih Ilang, bentang 80 meter.
Jembatan Lesten, bentang 120 meter.
Pembangunan Jalan Lesten sepanjang 10,7 kilometer.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

24 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Wagub Aceh Hadiri Haul ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh

16 Agustus 2026 - 23:35 WIB

Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun

5 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

1 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Silaturahmi Bersama Imam Masjid Raya Baiturrahman, Wagub Aceh Perkuat Sinergi dengan Ulama

1 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Trending di Pemerintahan