Menu ✖

Mode Gelap
Rektor UIN Ar-Raniry: Masjid Harus Menyatukan, Bukan Memisahkan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah di Museum Aceh PSBS Biak Tumbang 0-6 dari Persela, Tiga Kekalahan Beruntun Persela Hancurkan PSBS Biak 6-0, Lini Depan Masih Jadi Sorotan Tiga Kali Kalah Beruntun, Persiraja Pecat Jaya Hartono dan Staf Pelatih Said Akmal dan Raisya Sharina Juara Turnamen Tenis Meja UIN Ar-Raniry

News

Sambut Tahun Ular Kayu, Ini Bisnis yang Diramal Bakal Cuan Besar

badge-check


					Calon pembeli melihat pernak pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, Senin (20/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Perbesar

Calon pembeli melihat pernak pernik imlek yang dijual di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta, Senin (20/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

ACEHSIBER.COM – Tahun baru Imlek 2025 merupakan Tahun Ular Kayu. Berdasarkan kalender China, Imlek jatuh pada Rabu, (29/1/2025).

Sebagaimana disebutkan dalam kepercayaan tradisional China, ular melambangkan kebijaksanaan, pengetahuan, kecerdasan, intuisi, dan kreativitas. Ular juga dikaitkan dengan keberuntungan, kemakmuran, kesuburan, dan umur panjang.

Dalam beberapa legenda, ular dianggap sebagai pembawa pesan ilahi dan penjaga tempat-tempat suci. Ular juga dipuja karena kemampuannya untuk berganti kulit dan memperbarui diri, yang melambangkan transformasi dan kelahiran kembali.

Lalu, bagaimana dengan bisnis? Sektor apa yang diramal bakal beruntung di Tahun Ular Kayu?

Master Feng Shui, Xiang Yi, mengatakan bisnis dengan aliran dana keluar dan masuk yang cepat, seperti industri saham dan sekuritas, akan mendapat banyak keuntungan di tahun baru.

“Bisnis yang ada hubungan dengan keuangan itu di paruh pertama lebih bersifat uang-uang yang datang dan pergi dengan cepat (seperti saham dan sekuritas), termasuk di dunia permainan keuangan (trading). Tetapi di akhir paruh kedua, itu harus berhati-hati tentang hal itu,” kata Suhu Xiang Yi kepada detikcom.

Kemudian, karena ini adalah tahun Ular Kayu, Xiang Yi menambahkan bahwa industri yang berhubungan dengan kayu dan produk-produk kayu juga memiliki prospek yang baik. Sektor yang berhubungan dengan tanah seperti properti juga diramal masih moncer.

Berikutnya, sektor logam juga terlihat masih terus berkembang, dalam hal ini ialah emas. Menurutnya, di paruh tahun pertama perkembangannya lebih baik. Sedangkan di paruh tahun kedua dalam mode bertahan.

“Jika kekacauan di dunia terus berlangsung ya emas itu tetap oke sih. Nampaknya kekacauan di dunia di tahun 2025 itu belum selesai, bertambah membingungkan,” kata dia. [CNBC]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rektor UIN Ar-Raniry: Masjid Harus Menyatukan, Bukan Memisahkan

28 September 2026 - 14:53 WIB

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah di Museum Aceh

28 September 2026 - 14:50 WIB

DPR Dorong Penguatan UMKM bagi PMI yang Kembali ke Tanah Air

28 September 2026 - 00:06 WIB

60 Persen Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Tersangkut Kasus Narkotika

28 September 2026 - 00:02 WIB

Narkoba Disebut Sudah Masuk Gang di Bali, 92,5 Persen Tersangka WNI

27 September 2026 - 23:58 WIB

Trending di News