Menu ✖

Mode Gelap
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen Pria 59 Tahun Diduga Cabuli Dua Anak di Banda Aceh, Ditangkap di TPI Lampulo

Pemerintahan

Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

badge-check


					Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Perbesar

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Aceh untuk terus memperkuat budaya olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Aceh yang sehat, aktif, dan produktif. Hal tersebut disampaikan M Nasir saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KORMI Aceh Tahun 2026 di Hotel Ayani, Banda Aceh, Minggu (17/5).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, serta dihadiri jajaran pengurus KORMI Aceh, KORMI kabupaten/kota, dan induk organisasi olahraga (INORGA) se-Aceh.

Dalam sambutannya, M Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KORMI Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KORMI dan INORGA yang terus berkontribusi membangun budaya olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, Rakerprov menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang adaptif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Sekda menjelaskan, KORMI memiliki peran strategis dalam mendukung amanat Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional menuju visi “Indonesia Bugar” tahun 2045. Karena itu, ia menilai gerakan olahraga masyarakat harus terus diperkuat agar partisipasi masyarakat dalam berolahraga semakin meningkat.

Namun demikian, Sekda mengingatkan bahwa tantangan gaya hidup modern saat ini membuat masyarakat semakin rentan menjalani pola hidup sedentari atau kurang bergerak. Berdasarkan data Riskesdas Tahun 2023, hanya sekitar 32,8 persen masyarakat Indonesia yang rutin berolahraga setiap hari, sementara sisanya masih menjalani gaya hidup kurang aktif yang berdampak pada meningkatnya penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Karena itu, lanjut M Nasir, olahraga masyarakat harus dipandang sebagai gerakan sosial yang mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, senam bersama, maupun olahraga tradisional dinilai memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara rutin dan konsisten.

Di akhir sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Aceh saat ini menempati posisi kedua nasional dalam Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2024 dengan skor 0,464. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membudayakan olahraga masyarakat di Aceh secara lebih luas dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan