Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

News

UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan Badan Bahasa, Perkuat Literasi dan Internasionalisasi

badge-check


					Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin foto bersama usai penandatanganan naskah kerja sama antara kedua pihak di Aula Balai Bahasa Provinsi Aceh, Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin foto bersama usai penandatanganan naskah kerja sama antara kedua pihak di Aula Balai Bahasa Provinsi Aceh, Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) guna memperkuat pengembangan bahasa Indonesia di lingkungan akademik dan masyarakat.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan naskah oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin MSi di Aula Balai Bahasa Provinsi Aceh, Senin (20/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra Iwa Lukmana PhD, serta Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh Muhammad Irsan MHum.

Dari pihak UIN Ar-Raniry, hadir Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa Teuku Murdani PhD dan Kasubtim Kerja Sama Afdhal Purnama MSi.

Kerja sama ini mencakup sejumlah program strategis, seperti peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui seminar, lokakarya, dan diskusi kelompok terpumpun (FGD). Selain itu, kolaborasi juga meliputi pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), kajian kebahasaan, program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), layanan penerjemahan, hingga pembinaan bahasa hukum.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman mengatakan penguatan aspek kebahasaan menjadi bagian penting dalam pengembangan kampus, terutama untuk mendukung visi internasionalisasi.

Ia menyebut UIN Ar-Raniry saat ini tengah mengembangkan lembaga bahasa dengan dukungan kerja sama internasional melalui Mohamed Bin Zayed University for Humanities UEA, termasuk peningkatan fasilitas laboratorium, kurikulum, serta kapasitas dosen.

“Ke depan, penguasaan bahasa, terutama bahasa Arab dan Inggris, menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global, termasuk dalam menjawab peluang kerja di kawasan Timur Tengah,” ujar Mujiburrahman.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Badan Bahasa membuka peluang lebih luas dalam pengembangan literasi, riset kebahasaan, serta penguatan kapasitas mahasiswa dan masyarakat Aceh.

Selama ini, Pusat Layanan Internasional UIN Ar-Raniry juga aktif mengembangkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi mahasiswa asing bekerja sama dengan Balai Bahasa Aceh.

“Melalui Program Studi Ilmu Perpustakaan, kami juga rutin mengirim mahasiswa untuk magang di perpustakaan Balai Bahasa Aceh dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin menegaskan pentingnya penguatan literasi dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya di ruang akademik dan publik.

Ia menyatakan Badan Bahasa siap mendukung program internasionalisasi kampus melalui penguatan BIPA, fasilitasi penerjemahan, serta peningkatan kompetensi mahasiswa melalui UKBI.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan literasi, kemahiran berbahasa, serta pemanfaatan bahasa Indonesia di berbagai sektor,” ujar Hafidz.

Selain itu, Badan Bahasa juga mendorong keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam berbagai program kebahasaan, termasuk magang, pendampingan masyarakat, serta penguatan budaya literasi.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia secara akademis, profesional, dan sosial, sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam pengembangan kebahasaan di tingkat nasional. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan

20 Juni 2026 - 13:02 WIB

Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

20 Juni 2026 - 12:53 WIB

Trending di News