Menu ✖

Mode Gelap
Rektor UIN Ar-Raniry: Masjid Harus Menyatukan, Bukan Memisahkan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah di Museum Aceh PSBS Biak Tumbang 0-6 dari Persela, Tiga Kekalahan Beruntun Persela Hancurkan PSBS Biak 6-0, Lini Depan Masih Jadi Sorotan Tiga Kali Kalah Beruntun, Persiraja Pecat Jaya Hartono dan Staf Pelatih Said Akmal dan Raisya Sharina Juara Turnamen Tenis Meja UIN Ar-Raniry

News

4 Makanan Paling Berbahaya yang Picu Penyakit Jantung

badge-check


					Ilustrasi sakit jantung. (Dok. Freepik) Perbesar

Ilustrasi sakit jantung. (Dok. Freepik)

ACEHSIBER.COM – Penyakit yang berhubungan dengan jantung memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi di Indonesia dan juga dunia.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), kasus kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian atau satu dari tiga kematian di dunia.

Ada sejumlah faktor risiko yang memicu serangan jantung, yakni merokok, hipertensi (tekanan darah tinggi), hiperkolesterolemia (kadar kolesterol terlalu tinggi di dalam darah), diabetes, dan depresi.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang perlu dihindari karena bisa memicu kenaikan kolesterol yang berbahaya bagi jantung, menurut ahli jantung Elizabeth Klodas yang juga penulis buku “Slay the Giant: The Power of Prevention in Defeating Heart Disease.″

1. Daging merah
Daging merah dalam bentuk apapun seperti iga, steak, daging giling sebaiknya dihindari. Anda bisa menggantinya dengan daging tanpa lemak dalam jumlah kecil.

Sebagai ganti untuk mendapatkan protein, Anda bisa beralih ke daging unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan. Perlu diingat, unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda bisa makan ayam secara berlebihan.

Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, alternatif protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti ikan tuna dan kakap.

2. Gorengan
Berbagai makanan yang digoreng, apalagi digoreng hingga kering, mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari. Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori dan lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, konsumsi goreng-gorengan terlalu sering juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Alternatif makanan bagi Anda yang suka goreng-gorengan: kentang, kale, atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Atau, Anda dapat berinvestasi menggunakan air fryer, yang menggunakan lebih sedikit minyak.

3. Daging olahan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

Daging olahan seperti sosis, nugget, bakso, hot dog, salami dan bacon juga mengandung sodium tinggi dan lemak jenuh. Biasanya daging olahan bersumber dari potongan daging sapi atau ayam yang berlemak.

4. Makanan yang dipanggang
Biskuit, cake, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak (terutama lemak jenuh seperti mentega) dan gula. Semua ini adalah penyebab kolesterol tinggi.

Gantilah dengan makanan yang dipanggang di rumah, dan atur jumlah dan jenis lemak dan gula yang Anda gunakan. [CNBC]

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rektor UIN Ar-Raniry: Masjid Harus Menyatukan, Bukan Memisahkan

28 September 2026 - 14:53 WIB

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah di Museum Aceh

28 September 2026 - 14:50 WIB

DPR Dorong Penguatan UMKM bagi PMI yang Kembali ke Tanah Air

28 September 2026 - 00:06 WIB

60 Persen Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Tersangkut Kasus Narkotika

28 September 2026 - 00:02 WIB

Narkoba Disebut Sudah Masuk Gang di Bali, 92,5 Persen Tersangka WNI

27 September 2026 - 23:58 WIB

Trending di News