Menu

Mode Gelap
Apresiasi Terus Mengalir, Relokasi Pedagang Sirih Bikin Masjid Raya Baiturrahman Lebih Estetik Jelang Desember, Intelijen Diminta Antisipasi Mobilisasi Isu Kemerdekaan Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Ditemukan DPR Dorong Kaji Ulang Aturan Mutasi ASN 10 Tahun Usai Jalani TC, Manajer Persija Ingatkan Pemain untuk Menjaga Aspek Positif

News

Wakil Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kampus dengan Dunia Kerja

badge-check


					Wakil Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kampus dengan Dunia Kerja Perbesar

ACEHSIBER.COM – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Muhammad Yasir Yusuf, menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia kerja melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Advertisements
Ad 33

Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Stadium General Program Studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Senin (3/2/2025), di Auditorium Prof Ali Hasjmy kampus setempat.

“Pemutu tahun 2025 mewajibkan 10% mahasiswa dari setiap prodi untuk terlibat dalam MBKM. Program ini bertujuan memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa, menambah pengalaman dan ilmu mereka, sehingga mereka lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus dari UIN Ar-Raniry,” jelas Prof Yasir.

Stadium General yang mengusung tema “Kenali Tugas, Fungsi, dan Peran Bea dan Cukai terhadap APBN” ini menghadirkan narasumber utama Safuadi ST MSc PhD, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan dosen, serta menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan akademik dan praktis mahasiswa.

Prof Yasir juga menyampaikan apresiasi kepada Prodi Ilmu Ekonomi atas penyelenggaraan acara ini. “Acara ini sangat penting karena menghadirkan pembicara dari luar kampus, yang memungkinkan kita mendapatkan pengetahuan yang tidak kita temukan di dalam kelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Yasir menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi luar, baik pemerintah maupun dunia industri melalui MBKM, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan.

“Kami berharap Stadium General seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi, khususnya dalam mendukung pengembangan potensi Aceh ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, dilakukan penandatanganan dua dokumen kerja sama. Pertama, Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN Ar-Raniry dengan Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh tentang pelaksanaan Program MBKM melalui Sinergi Magang Bersama Kementerian Keuangan Aceh (MBKM-SAMAN).

Kedua, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FEBI UIN Ar-Raniry dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Aceh tentang pelaksanaan MBKM-SAMAN dalam bidang yang sama, yakni mencakup kegiatan pembelajaran di luar kampus, seperti praktik lapangan, praktik kerja, dan magang. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Apresiasi Terus Mengalir, Relokasi Pedagang Sirih Bikin Masjid Raya Baiturrahman Lebih Estetik

25 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan

25 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Ditemukan

25 Agustus 2026 - 20:13 WIB

SAPA Minta Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran Penanganan Banjir dan Longsor

24 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

24 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Trending di Pemerintahan