Menu

Mode Gelap
SAPA Minta Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran Penanganan Banjir dan Longsor Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat 5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK 2026 APH Diminta Audit Pokir Dewan Persiraja Launching Tiketpersiraja.id, Tiket Online Musim Ini Tidak Perlu Tukar Gelang Lagi

News

Pengarusutamaan Gender dan Layanan Disabilitas Jadi Isu Prioritas dalam Raker 2025 UIN Ar-Raniry

badge-check


					Pengarusutamaan Gender dan Layanan Disabilitas Jadi Isu Prioritas dalam Raker 2025 UIN Ar-Raniry Perbesar

ACEHSIBER.COM– Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, menegaskan komitmen kampus dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas sebagai salah satu prioritas dalam Rapat Kerja (Raker) UIN Ar-Raniry tahun 2025.

Advertisements
Ad 33

Hal ini disampaikam dalam Raker yang digelar di Aula Gedung RKT UIN Ar-Raniry pada Kamis (6/2/2025) dihadiri oleh seluruh pimpinan kampus.

Mujiburrahman mengungkapkan pentingnya memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk menyediakan juru bahasa isyarat di masjid kampus untuk memudahkan tuna rungu dalam menjalankan shalat Jumat.

“Langkah ini sederhana, tetapi sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, UIN Ar-Raniry berkomitmen memfasilitasi pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas, termasuk bantuan biaya bagi yang kurang mampu melalui ITF UIN Ar-Raniry.

Sebagai tindak lanjut, kampus akan membentuk Unit Layanan Disabilitas pada 2025.

Rektor berharap langkah ini dapat menjadi contoh dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas, baik di kampus maupun masyarakat luas.

Sementara, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Dr Nashriyah, sangat mengapresiasi komitmen UIN Ar-Raniry dalam menjadikan isu gender dan disabilitas sebagai prioritas dalam pengembangan kampus.

“Ini adalah langkah yang sangat penting untuk mewujudkan visi UIN Ar-Raniry sebagai World Class University yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Nashriyah.

Senada dengan itu, Kepala LP2M UIN Ar-Raniry, Dr Jasafat, juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah konkret yang diambil oleh UIN Ar-Raniry tersebut.

“Ini bukan hanya wacana, tetapi akan menjadi aksi nyata yang akan berdampak besar bagi kalangan disabilitas dan masyarakat luas,” ungkap Jasafat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SAPA Minta Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran Penanganan Banjir dan Longsor

24 Agustus 2026 - 23:03 WIB

5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK 2026

24 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Polresta Banda Aceh Tangkap Dua Pelaku Perampasan Motor, Ditemukan Sabu, Ganja dan Sajam

23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PB RTA Apresiasi Pemko dan Satpol PP/WH Ungkap Dugaan Hubungan Sesama Jenis Pejabat Inspektorat

23 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan Pria 32 Tahun Tersangka Pelecehan Anak

22 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Trending di News