Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Targetkan 500 Besar Asia 2029, Perkuat Kemandirian Bisnis BLU APPMBGI Bentuk Kepengurusan Aceh, Targetkan MBG Lebih Merata Negara Bergerak Cepat, Evakuasi Tuntas di Tengah Duka Pedalaman Papua Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center Satgas Saber Pantau 9.138 Titik, Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun Jelang HBKN 2026 Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Sapi Meugang Aceh

News

Sekolah Unggul Garuda Siap Diresmikan di Aceh

badge-check


					Sekolah Unggul Garuda Siap Diresmikan di Aceh Perbesar

BANDA ACEH – Menjelang peluncuran resmi Sekolah Unggul Garuda pada 1 Juni mendatang, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie melakukan kunjungan kerja ke SMAN 10 Fajar Harapan, Banda Aceh, Kamis (8/5/2025). Sekolah ini menjadi salah satu dari 12 institusi pendidikan yang dipilih untuk bertransformasi menjadi Sekolah Unggul Garuda.

Dalam kunjungannya, Prof. Stella memantau kesiapan infrastruktur, penguatan kurikulum, serta kesiapan ekosistem belajar yang diproyeksikan bertaraf internasional. Ia menegaskan bahwa Sekolah Unggul Garuda adalah bagian dari visi langsung Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, dan menjadi pilar penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Saya mendapat kehormatan menyusun Sekolah Unggul Garuda ini melalui diskusi langsung dengan Bapak Presiden. Beliau sangat serius ingin membangun akses pendidikan unggul untuk anak-anak yang selama ini tidak mendapatkan kesempatan,” ujar Stella.

Ia menjelaskan, program ini terdiri-dari dua model: pembangunan sekolah baru di daerah yang belum memiliki akses SMA unggulan, dan transformasi sekolah-sekolah potensial, seperti SMAN 10 Fajar Harapan, menjadi bagian dari ekosistem Sekolah Unggul Garuda Transformasi.

“Kami ingin universitas-universitas terbaik dunia tahu bahwa lulusan dari Banda Aceh punya potensi luar biasa. Ini bukan program pendanaan. Ini pembinaan strategis—jembatan dari SMA ke universitas unggulan dunia,” katanya.

Stella juga menekankan pentingnya kerja sama antarpihak, termasuk dengan pemerintah daerah. Ia mengapresiasi adanya dana abadi pendidikan Aceh sebesar Rp1,4 triliun, sebagai potensi sinergi nyata untuk mendukung transformasi pendidikan di provinsi tersebut.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Insaf Albert Tarigan, menambahkan bahwa Sekolah Unggul Garuda juga merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi langkah konkret Presiden untuk memperluas keadilan akses pendidikan unggulan.

“Setiap tahun, Indonesia melahirkan lebih dari 4 juta anak. Dan dari jutaan itu, ada puluhan ribu anak-anak yang punya potensi luar biasa. Tapi masalahnya satu: mereka belum mendapat akses terhadap pendidikan kelas dunia,” kata Albert.

Ia mengungkapkan, saat ini hanya ada sekitar 50 sekolah di Indonesia yang menawarkan IB Diploma, salah satu kurikulum paling ketat di dunia. Kapasitasnya hanya cukup untuk 0,2% pelajar kita.

“Bayangkan jika anak-anak dari Blangpidie, Singkil, atau Gayo Lues bisa ikut sekolah di sekolah unggul yang diakui dunia. Nah, Sekolah Unggul Garuda ini adalah jalan yang dibuka negara. Presiden Prabowo sejak dahulu punya perhatian sangat serius terhadap kualitas pendidikan kita,” katanya.

Albert menegaskan bahwa Sekolah Unggul Garuda bukan program biasa. Program ini harus dipahami secara holistik sebagai bagian dari transformasi besar pendidikan Indonesia dan terintegrasi dalam keseluruhan kebijakan strategis pemerintah, yang mencakup: peningkatan tunjangan dan kapasitas guru, renovasi sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat, digitalisasi pembelajaran, penguatan beasiswa LPDP, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendukung kesehatan dan kecerdasan siswa-siswi.

“Presiden tidak hanya bangun ruang kelas. Presiden juga menyiapkan sarana pendidikan sebagai jembatan bagi anak-anak Indonesia, termasuk dari Aceh menuju panggung global,” katanya.

Transformasi sistemik ini dinilai krusial, mengingat peringkat Indonesia di PISA 2022 masih berada di urutan ke-66 dari 81 negara. Tahun ini, pemerintah akan meresmikan 12 Sekolah Unggul Garuda Transformasi dan 4 sekolah baru di wilayah prioritas seperti IKN, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, NTT, dan Papua.

Sebagai informasi, salah satu pelajar SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Mulia Aqsa, pada tahun ini berhasil memperoleh beasiswa Garuda dari Kemendiktisaintek untuk kuliah di Toronto University jurusan Computer Science dan Social Science.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Targetkan 500 Besar Asia 2029, Perkuat Kemandirian Bisnis BLU

12 Februari 2026 - 19:20 WIB

APPMBGI Bentuk Kepengurusan Aceh, Targetkan MBG Lebih Merata

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Negara Bergerak Cepat, Evakuasi Tuntas di Tengah Duka Pedalaman Papua

12 Februari 2026 - 15:04 WIB

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center

12 Februari 2026 - 15:02 WIB

Satgas Saber Pantau 9.138 Titik, Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun Jelang HBKN 2026

12 Februari 2026 - 15:01 WIB

Trending di News