Menu

Mode Gelap
Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Sapi Meugang Aceh Sambut Ramadhan 1447 H, Gubernur Muzakir Manaf instruksikan Gelar Pasar Murah Serentak Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Bantuan Seruni untuk Masyarakat Terdampak Bencana Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh ‎ Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya Tax Center UIN Ar-Raniry Masuk Top 10 Besar Nasional

News

Anggota Ormas Hajar Polisi hingga Tewas

badge-check


					Ilustrasi garis polisi (Dok: Polri.go.id) Perbesar

Ilustrasi garis polisi (Dok: Polri.go.id)

JAMBI – Seorang anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jambi nekat menghabisi nyawa anggota Polres Muaro Jambi bernama Aipda Hendra M Utama di Perumahan Griya Golf Garde, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Hendra Wijaya Manurung pelaku bernama Nopri Ardi dan telah diamankan di kawasan Jambi Paradise, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi. Namun pihaknya enggan memberitahkan nama ormas yang dinaungi pelaku.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya lantaran emosi setelah beberapa kali ditagih utang oleh korban sebesar Rp150 ribu. Sehingga diketahui, motif dari kasus pembunuhan ini dipicu oleh masalah utang.

“Pelaku emosi karena tidak terima ditagih utang sebesar Rp150 ribu. Lalu melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” kata hendra, Minggu (25/5/2025).

Dirinya menceritakan peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/5/2025), Nopri menghabisi nyawa Aipda Hendra menggunakan barbel seberat 2 kilogram di ruang tamu korban. Merasa tak puas, pelaku juga memukuli kepala korban hingga berlumuran darah.

Jasad korban pertama kali ditemukan pertama kali oleh kurir paket yang melihat Aipda Hendra bersimbah darah di rumahnya pada Selasa (20/5/2025). Kemudian saksi melapor ke warga sekitar dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Polisi melakukan empat kali olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian ayah dua anak itu. Hasilnya, diketahui korban dipukul menggunakan benda tumpul di bagian kepala.

Polisi juga menggunakan metode scientific crime investigation (SCI) sampai akhirnya menemukan identitas tersangka yang merupakan rekan korban.

sumber: inilah

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tax Center UIN Ar-Raniry Masuk Top 10 Besar Nasional

11 Februari 2026 - 21:25 WIB

Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Perkirakan Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

11 Februari 2026 - 12:07 WIB

UIN Ar-Raniry Perpanjang MoU dengan UNISSA, Buka Akses Riset dan Mobilitas Mahasiswa ke Brunei

10 Februari 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Minta Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

10 Februari 2026 - 08:42 WIB

Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI

8 Februari 2026 - 23:28 WIB

Trending di News