Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

Konsulat Tiongkok Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry

badge-check


					Konsulat Tiongkok Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry Perbesar

BANDA ACEH– Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Medan, Huang He, menyampaikan kuliah umum bertajuk “Keberagaman Etnis, Agama, dan Budaya di Tiongkok” di Aula Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Konsul Jenderal Xu Chunjuan, Wakil Konsul Yu Lie, Sekretaris Konjen Liu Wenyi, unsur pimpinan di lingkungan UIN Ar-Raniry, mahasiswa pascasarjana, dan International Office (IO) Student Volunteer.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, diwakili Wakil Rektor, Prof Muhammad Yasir Yusuf saat menyambut rombongan menyampaikan terimakasih kepada Direktur IO, Prof Saiful Akmal yang telah memprakarsai kerja sama antara KJ RRT dan International Office UIN Ar-Raniry.

“Semoga dari program ini dapat terwujud kegiatan seperti _visiting scholar_ ke universitas-universitas bergengsi di Tiongkok dan pembukaan _Chinese Corner_ di UIN Ar-Raniry,” ujar Prof Muhammad Yasir Yusuf.

Dalam pemaparan materi kuliah umum, Huang He, menampilkan berita yang dikeluarkan oleh media barat mengenai diskriminasi yang terjadi di Xinjiang terhadap etnis minoritas Uighur. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut telah dimanipulasi dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di Tiongkok.

Menurutnya, seluruh warga Tiongkok memiliki kebebasan beragama dan dijamin hak-haknya selama tidak bertentangan dengan upaya pembangunan negara.

“Di Tiongkok, setiap organisasi keagamaan dipimpin dan beranggotakan warga Tiongkok untuk meminimalkan campur tangan asing, seperti yang pernah terjadi pada masa penjajahan Inggris hingga kemenangan Partai Komunis Tiongkok atas Partai Kuomintang,” ujar Huang He.

Di akhir pemaparannya, Huang He, menyampaikan pemerintah Tiongkok siap untuk membantu pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan timbal balik antara kedua negara.

“Kesuksesan suatu negara hanya tercapai bila negara-negara di dunia saling bekerja sama untuk kemajuan sesama,” tambah Huang He.

Usai kuliah umum, Huang He bersama Prof Saiful Akmal, Direktur Pascasarjana, Prof Eka Srimulyani, menjajaki kemungkinan kerjasama yang akan difasilitasi oleh Konjen RRT di Medan. Beberapa kemungkinan kerjasama yang di gagas seperti MoU antara UIN Ar-Raniry dengan salah satu kampus terkemuka di Tiongkok dalam bidang riset dan inovasi, pendirian Chinese Corner, dan pelaksanaan tes resmi Bahasa Mandarin []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News