Menu

Mode Gelap
Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh Tindak Lanjut Permintaan Gubernur, KKP Survei dan Siapkan Perbaikan Muara Perikanan Dangkal di Aceh

News

Pengakuan Sopir Calya Diamuk Massa, Kabur karena Tak Punya SIM dan STNK

badge-check


					Pengakuan Sopir Calya Diamuk Massa, Kabur karena Tak Punya SIM dan STNK Perbesar

JAKARTA – Hafiz Mahendra (24) hanya bisa tertunduk saat diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat setelah aksinya viral di media sosial.

Ia merupakan pengemudi Toyota Calya berpelat D-1640-AHB yang menjadi sasaran kemarahan warga karena melawan arah di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sore.

Video berdurasi singkat yang beredar memperlihatkan mobil tersebut dikerumuni massa.

Kaca kendaraan tampak pecah dan sejumlah bagian bodi mengalami kerusakan. Arus lalu lintas pun sempat tersendat akibat kejadian tersebut.

Pengakuan Sopir

Hafiz mengaku panik karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak membawa STNK saat berkendara.

“Saya enggak bawa SIM, enggak punya SIM sama enggak bawa STNK. Tadinya takut ditilang,” ujar Hafiz.

Warga Sidoarjo, Jawa Timur itu mengaku tidak familiar dengan jalanan Jakarta. Ia mengemudi dari Surabaya menuju Karawang dan sempat hendak ke kawasan Ancol bersama kekasihnya setelah membeli makanan.

Menurutnya, situasi semakin tak terkendali saat ia sudah terlanjur melawan arus.

“Karena sudah lawan arah, sudah enggak bisa berhenti. Panik banget,” katanya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold EP Hutagalung, menjelaskan bahwa pengemudi sempat kabur ketika hendak diberhentikan petugas.

“Terlihat ada mobil Toyota Calya berwarna hitam yang mengemudi secara ugal-ugalan,” ujarnya.

Mobil tersebut melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari. Saat akan dihentikan di sekitar Halte Lapangan Banteng, pengemudi justru tancap gas dan berbelok ke sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Gunung Sahari IV dan Bungur Besar Raya, bahkan sempat melawan arus beberapa kali sebelum akhirnya terhenti di dekat Halte Busway Golden Truly.

Dalam upaya melarikan diri, kendaraan tersebut juga menabrak sejumlah kendaraan lain dan menyebabkan beberapa pengendara sepeda motor terserempet.

Polisi saat ini masih mendata korban serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine terhadap pengemudi dan penumpangnya untuk memastikan tidak ada unsur penyalahgunaan narkotika.

“Apakah ada indikasi menggunakan barang terlarang yang membuat pengemudi menjadi lalai, itu masih kami dalami,” ujar Reynold.

Meski mobil mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Saat ini, pengemudi dan barang bukti kendaraan telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Gunung Sahari.

Saat hendak diberhentikan petugas di sekitar Halte Lapangan Banteng, pengemudi justru tetap tancap gas ke arah selatan.

Mobil kemudian berbelok ke kiri memasuki Jalan Gunung Sahari IV, melintas hingga ke Jalan Bungur Besar Raya, lalu kembali berputar arah dan sempat melawan arus di Jalan Gunung Sahari V hingga ke simpang traffic light MBAL dan Jalan Dr Sutomo.

Tak berhenti di situ, kendaraan kembali berputar arah dan melawan arus di Jalan Gunung Sahari arah selatan hingga akhirnya terhenti di dekat Halte Busway Golden Truly setelah diadang dan dikerumuni warga.

Akibat kejadian tersebut, bodi belakang mobil mengalami kerusakan, kaca pecah, serta bagian depan penyok.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, mengatakan pihaknya telah mengamankan kendaraan beserta pengemudi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, anggota kami menerima laporan adanya kendaraan yang melawan arah dan menimbulkan keresahan pengguna jalan di Gunung Sahari. Pengemudi dan kendaraan sudah kami amankan di Polres Metro Jakarta Pusat,” kata Reynold saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Ia menambahkan, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mendalami motif pengemudi. Untuk sementara tidak ada korban luka maupun meninggal dunia,” ujarnya.

Saat ini, pengemudi dan barang bukti berupa satu unit minibus telah diamankan kepolisian

Sumber: Wartakota

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

UIN Ar-Raniry Gandeng HIMPSI, Matangkan Pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Psikologi

5 Mei 2026 - 21:25 WIB

Trending di News