Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Wagub Fadhlullah Sambut Mendagri, Bahas Tata Kota dan Penguatan Daerah dalam Raker APEKSI 2026

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pada Acara Apeksi di Ballroom Hotel Kriyad Muraya Banda Aceh, 20/4/2026 Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pada Acara Apeksi di Ballroom Hotel Kriyad Muraya Banda Aceh, 20/4/2026

BANDA ACEH – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Senin (20/4), dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Banda Aceh.

Pada kegiatan yang mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” tersebut, Mendagri hadir sebagai keynote speaker dan menyoroti tantangan besar yang dihadapi daerah dalam menghadapi laju urbanisasi di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa saat ini sekitar 56 persen penduduk Indonesia tinggal di wilayah perkotaan, sementara 44 persen lainnya masih berada di desa, sehingga pembangunan kota dan desa harus berjalan seimbang agar urbanisasi tidak menimbulkan persoalan baru di kawasan perkotaan.

Mendagri menekankan pentingnya konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan tata ruang kota yang terencana dengan baik. Menurutnya, kota yang nyaman adalah kota yang memiliki ruang hijau yang memadai, ramah bagi pejalan kaki, serta mampu menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat.

Mendagri mengingatkan bahwa pembangunan kawasan komersial tidak boleh mengabaikan kualitas tata ruang yang menjadi fondasi utama pembangunan kota berkelanjutan, “kota yang bagus adalah kota yang memiliki desain tata ruang yang baik, memperbanyak ruang hijau, dan ramah bagi pejalan kaki, karena itu akan menunjang kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tito juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar menjaga integritas dalam setiap kebijakan serta menghindari praktik korupsi maupun pemborosan anggaran. Di tengah ketidakpastian global, ia meminta seluruh pemerintah daerah agar tetap fokus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi karena hal tersebut berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah.

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan surat pernyataan kesediaan bantuan keuangan dari Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kota Pematang Siantar kepada Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Bener Meriah sebagai bentuk dukungan bagi daerah yang terdampak bencana.

Usai kegiatan, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh melanjutkan kunjungan ke Masjid Raya Baiturrahman. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyerahkan bantuan operasional berupa satu unit Toyota Hiace kepada pengurus Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh guna mendukung aktivitas pelayanan masjid. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan