Menu ✖

Mode Gelap
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen Pria 59 Tahun Diduga Cabuli Dua Anak di Banda Aceh, Ditangkap di TPI Lampulo

Politik

Hari Damai Aceh ke-21, Wali Nanggroe Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

badge-check


					Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar Perbesar

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar

BANDA ACEH – Menjelang peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2026, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus menjaga perdamaian, persaudaraan, persatuan, dan ketenteraman di seluruh wilayah Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Nanggroe dalam seruan menjelang peringatan 21 tahun penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005 antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, Finlandia.

Menurut Wali Nanggroe, peringatan Hari Damai Aceh bukan sekadar mengenang berakhirnya konflik berkepanjangan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat perdamaian sebagai fondasi kehidupan masyarakat Aceh.

“Jadikan peringatan 15 Agustus sebagai momentum refleksi, rasa syukur, dan komitmen bersama untuk memperkuat harmoni sosial serta mempercepat pembangunan yang adil, inklusif, dan bermartabat,” ujar Wali Nanggroe dalam seruannya, Jumat (14/8/2026).

Ia menilai, perdamaian yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade telah membawa banyak perubahan bagi Aceh. Kondisi tersebut membuka ruang bagi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendidikan dan kesehatan, penguatan tata kelola pemerintahan, serta berkembangnya kerja sama Aceh dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional.

Wali Nanggroe juga mengingatkan bahwa perjalanan perdamaian Aceh tidak terlepas dari berbagai ujian, termasuk bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025.

Dalam situasi tersebut, menurutnya, semangat perdamaian kembali terlihat melalui solidaritas, gotong royong, dan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama serta memulihkan kehidupan pascabencana.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak mana pun yang berpotensi mengganggu stabilitas dan kedamaian Aceh.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak atau unsur mana pun yang berpotensi mengganggu stabilitas, menebarkan kebencian, memecah belah persaudaraan, atau mengusik perdamaian Aceh yang selama ini telah terpelihara dengan sangat baik,” tegasnya.

Wali Nanggroe turut menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam menjaga perdamaian Aceh, mulai dari tokoh perdamaian, ulama, akademisi, mantan kombatan, aparat keamanan, pemerintah, organisasi masyarakat, pemuda, perempuan, hingga seluruh rakyat Aceh.

“Perdamaian adalah warisan bersama yang harus terus dirawat sebagai amanah lintas generasi,” katanya.

Ia berharap peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan serta membangun masa depan Aceh secara bersama-sama.

  1. “Menjaga Perdamaian, Merawat Persaudaraan, dan Membangun Masa Depan Aceh Bersama,” menjadi pesan utama Wali Nanggroe dalam menyambut peringatan Hari Damai Aceh tahun ini.
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi III DPR Dorong Aset Pelaku Kejahatan Keuangan Dikembalikan kepada Korban

31 Oktober 2026 - 17:30 WIB

DPR Desak OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana

30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi

20 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Trending di Politik