Menu

Mode Gelap
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA Buka Rakor DWP se Aceh, Ketua DWP Tekankan Solidaritas Dalam Organisasi Prodi Ilmu Administrasi Negara UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Akreditasi LAMSPAK 2.0 Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan 140 Dosen Pemula di Aceh Ikuti PKDP 2026 di UIN Ar-Raniry Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

Pemerintahan

Disdikbud Kembali Tanda Tangan Nota Kesepakatan dengan Kejari Aceh Besar

badge-check


					Kadisdikbud Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi dan Kepala Kejari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, SH SH MSi memperlihatkan Nota Kesepakatan tentang Jaksa Masuk Sekolah yang telah ditandatangani oleh keduanya, di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, 
Kamis (15/5/2025).
FOTO/ DISDIKBUD ACEH BESAR Perbesar

Kadisdikbud Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi dan Kepala Kejari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, SH SH MSi memperlihatkan Nota Kesepakatan tentang Jaksa Masuk Sekolah yang telah ditandatangani oleh keduanya, di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (15/5/2025). FOTO/ DISDIKBUD ACEH BESAR

ACEH BESAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar kembali melakukan tanda tangan Nota Kesepakatan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar, di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (15/5/2025).

Penandatangan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Kadisdikbud Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi dan Kepala Kejari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, SH SH MSi.

Kadisdikbud Aceh Besar Bahrul Jamil dalam sambutannya mengatakan kegiatan dengan Kejari Aceh Besar yaitu Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dimulai Tahun 2020 namun belum ada dibuat Nota Kesepakatan.

“Nota kesepakatan baru dibuat di Tahun 2021 dengan tenggat waktu selama dua tahun, 2021-2022, selanjutnya 2023-2024, dan Nota Kesepakatan yang kita lakukan hari 2025-2026, “jelasnya.

“Sasaran JMS adalah siswa jenjang SMP dengan pemateri dari Kejari sedangkan jadwal pelaksanaan kita kembalikan ke tim JMS agar bisa disesuaikan dengan jadwal sekolah, “ujarnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar Jemmy Novian Tirayudi, SH MH MSi dalam sambutannya menyampaikan Nota Kesepakatan dengan Disdikbud Aceh Besar yang menjalankan program JMS ini bagai gayung bersambut dengan program yang ada di Kejari.

“Kegiatan ini untuk menanamkan sikap memahami hukum bagi siswa sehingga disaat dewasa mereka mengetahui mana yang hak dan kewajiban dalam mematuhi hukum, “ujarnya.

“Kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya dan juga yang akan dilakukan ke depan harapannya dari tahun ke tahun mempunyai implikasi impact positif kepada siswa dan bukan hanya formalitas seremoni semata,” pungkasnya.

Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Disdikbud Aceh Besar Fahrurrazi SE, para Kabid Disdkbud Aceh Besar dan pejabat fungsional, serta jajaran Kejari Aceh Besar.()

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

17 Juni 2026 - 23:09 WIB

Buka Rakor DWP se Aceh, Ketua DWP Tekankan Solidaritas Dalam Organisasi

17 Juni 2026 - 19:49 WIB

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan

17 Juni 2026 - 17:32 WIB

Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh

16 Juni 2026 - 15:24 WIB

Pawai 1 Muharram, Kak Na Selfie dengan Unta SD Islam Al-Azhar Kairo

16 Juni 2026 - 13:48 WIB

Trending di Pemerintahan