Menu

Mode Gelap
Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Didukung Penuh Presiden

News

Kapolda Aceh Buka Latpraops Ketupat Seulawah-2025

badge-check


					Kapolda Aceh Buka Latpraops Ketupat Seulawah-2025 Perbesar

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Dr. Achmad Kartiko, didampingi Wakapolda Brigjen Misbahul Munauwar membuka pelatihan pra operasi (Latpraops) Ketupat Seulawah-2025 di Aula Presisi Polda Aceh, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa, dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, akan terjadi lonjakan aktivitas masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Berdasarkan data dari Korlantas Polri, diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 28—30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 5—7 April 2025.

Evaluasi mudik di tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan jumlah pemudik yang melebihi hasil survei, sehingga diperlukan antisipasi lebih lanjut dalam pengamanan arus mudik tahun 2025. Oleh karena itu, strategi transportasi harus dipersiapkan dengan baik, terutama untuk kendaraan pribadi, sepeda motor, travel, kereta api, pesawat, dan kapal.

Menyikapi hal tersebut, Polda Aceh dan Polres/ta jajaran akan melaksanakan operasi dengan sandi Ketupat Seulawah-2025. Operasi tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025.

“Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan sitkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, serta menjamin keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H,” ujar Dr. Achmad Kartiko.

Ia juga mengatakan, Latpraops yang dilaksanakan tersebut merupakan langkah strategis, dalam rangka meningkatkan kesiapan dan keterampilan seluruh personel yang akan bertugas dalam operasi ketupat seulawah—2025.

“Tantangan dalam operasi ini tidaklah ringan. Setiap tahunnya, berbagai potensi gangguan kamtibmas, lonjakan arus lalu lintas, kecelakaan, kemacetan, serta ancaman kriminalitas seperti pencurian, perampokan, penipuan, dan aksi terorisme menjadi perhatian utama kita. Oleh karena itu, latpraops ini memiliki peran penting sebagai bagian dari kesiapan kita dalam menghadapi segala kemungkinan di lapangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kapolri telah menetapkan tagline operasi Ketupat—2025, yaitu ”Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, serta membuka layanan ”hotline 110” untuk memberikan layanan dan informasi secara maksimal bagi para pemudik pada masa lebaran tahun 2025.

“Sesuai dengan Surat Telegram tentang Optimalisasi layanan 110 dari Kapolri, maka Polda Aceh memastikan layanan polisi 110 berfungsi optimal, perangkat dalam keadaan aktif tanpa gangguan, baik dari segi teknis maupun petugas yang mengawaki,” katanya.

Kapolda juga menekankan agar personel yang terlibat operasi agar mempedomani Renops yang telah disusun sebagai acuan agar substansi operasi sesuai yang telah ditetapkan, serta memetakan potensi kerawanan kemacetan, laka lantas, tindak pidana, serta bencana, sehingga penggelaran personel dan cara bertindak tepat sasaran.

Selain itu, personel juga ditekankan melaksanakan latihan parsial masing-masing satgas untuk mensimulasikan skenario dalam pelaksanaan tactical floor game, serta terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait, karena hal ini adalah kunci keberhasilan operasi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry

12 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

11 Agustus 2026 - 15:01 WIB

BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

11 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Trending di News