Menu

Mode Gelap
Fauzul Munandar Kembali Pimpin FJL Aceh Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Sosialisasi PMB 2026 di SMA Negeri 1 Lhoksukon Malam Ini, Ujian Perdana Pelatih Baru Persiraja Retret Kokam Muhammadiyah, Kapolri Tekankan Sinergitas Jaga Persatuan hingga Kamtibmas Bantuan Meugang Presiden Wajib Berbentuk Daging Cut Yety Kasturi Terpilih Sebagai Google Student Ambassador

Olahraga

Kartu Merah Berujung Petaka Bagi Barito Ditengah Kebangkitan

badge-check


					Kartu Merah Berujung Petaka Bagi Barito Ditengah Kebangkitan Perbesar

ACEHSIBER.COM– PS Barito Putera harus mengakui keunggulan Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-18 BRI Liga 1 2024/25 yang berlangsung Jumat (10/1) di Stadion Sultan Agung Bantul. Drama lima gol dan satu kartu merah untuk pemain Barito, Persija sukses meraih poin sempurna.

Persija unggul lebih dulu ketika waktu baru berjalan tiga menit lewat gol bunuh diri Renan Alves. Barito lalu menyamakan skor lewat Eksel Runtukahu menit 19, namun jelang turun minum Marko Simic membawa Macan Kemayoran unggul lagi.

Pada babak kedua pemain baru Laskar Antasari Mati Mier buat skor imbang 2-2. Petaka bagi tuan rumah ketika pemain pengganti Buyung Ismu diganjar kartu merah langsung mandi lebih cepat. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Rayhan Hannan untuk bawa pulang Persija dengan kemenangan.

Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan memandang timnya punya momen kebangkitan di awal babak kedua saat mengubah formasi menjadi empat bek sejajar. Gol penyama bisa lahir, namun apa yang terjadi selanjutnya benar-benar menjadi petaka.

“Babak pertama sering ragu-ragu dalam mengambil keputusan, perlu saya mengambil keputusan mengubah formasi dengan memainkan empat back itu cukup efektif. Kami langsung mendominasi terlihat beberapa momen dan sampai mendapatkan gol balasan skor 2-2,” kata Rahmad Darmawan.

Kartu merah dari Buyung Ismu benar-benar mengubah lagi jalannya permainan. Pelatih yang akrab disapa RD itu harus menjaga kedalaman tim dan memasukkan pemain pengganti demi kestabilan tim. Padahal dirinya dirasa belum perlu melakukan pergantian jika tak kalah jumlah.

“Kami harus terhukum karena dengan mudahnya pemain kami mendapat kartu merah, satu kesalahan yang menurut saya tidak perlu. Saya pikir dengan situasi kalah jumlah, kami mencoba melakukan antisipasi terhadap serangan lawan dan kami coba melakukan penyerangan ada beberapa yang sukses,” papar RD.

“Apapun hasilnya tentu ada hal yang menarik dari pemain yang diperlihatkan semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa lebih baik,” harapnya menambahkan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Malam Ini, Ujian Perdana Pelatih Baru Persiraja

14 Februari 2026 - 15:30 WIB

Persis Perkenalkan Pemain Asing Baru Ke-10 Di Putaran Kedua

10 Februari 2026 - 08:45 WIB

Tekad PSM Bangkit Di Periode Sulit

8 Februari 2026 - 23:34 WIB

Deltras FC Lepas Bima Ragil Ke Persipura Jayapura

4 Februari 2026 - 22:16 WIB

Mauro Zijlstra Juru Gedor Anyar Persija

4 Februari 2026 - 22:14 WIB

Trending di Olahraga