Menu

Mode Gelap
Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Didukung Penuh Presiden

News

Kemenag Aceh Launching Gerakan Menulis Mushaf Al-Quran

badge-check


					Launching Gerakan Menulis Mushaf Al-Quran (Gemma) Perbesar

Launching Gerakan Menulis Mushaf Al-Quran (Gemma)

BANDA ACEH – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi resmi meluncurkan atau Launching Gerakan Menulis Mushaf Al-Quran (Gemma), Guru PAI se Aceh, bagian dari Program Tuntas Baca Tulis Al-Quran (TBTQ) se Aceh, secara luring dan zoom, Senin, 17 Maret 2025.

Peluncuran secara virtual dan luar jaringan (luring) di aula Kanwil, diikuti lebih 1.200 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se Aceh.

Kakanwil Azhari menyampaikan bahwa gerakan menulis mushaf ini bagian dari upaya mensyiarkan bulan suci Al-Quran, dalam momen peringatan Nuzulul Quran 1446 H.

Menurutnya kegiatan GEMMA ini akan melengkapi juga Program Tuntas Baca Tulis Al-Quran (TBTQ) khususnya Gerakan Tuntas Tulis Baca (GETBA) Al-Quran dan Gerakan Lima Belas Menit (Limit) Mengaji sebelum belajar jam pertama di madrasah/sekolah, yang selama ini digerakkan Kanwil Kemenag Aceh bersama mitra di kabupaten/kota.

Selain itu, upaya yang sama, jelas Kakanwil, baru saja di Meulaboh, telah dilangsungkan Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke 24 se Aceh, dan kemarin secara nasional kita Aceh ada 8.000 Khataman Al-Quran bersama 350.000 kali secara nasional, bersama Menag RI Prof Dr H Nasaruddin Umar MA.

“Butuh kesabaran dalam menulis mushaf Al-Quran, maka ada pendamping, dan kini kian mudah dalam menulisnya karena sudah ada alat dan media,” ungkap Kakanwil membandingkan dengan penulisan mushaf tempo dulu.

Sementara Kabid PAI H Khairul Azhar SAg MSi dalam laporan sampaikan, bahwa GEMMA secara harfiah, bermakna sebuah gerakan, atau juga permata yang masuk sesuatu yang sangat berharga.

Ia mengaitkan dengan proses turun wahyu perdana (QS Al-‘Alaq ayat 1-5), dengan jaraknya masa lalu dengan upaya PAI menulis mushaf tahun ini.

“Ini juga mengisyaratkan pada sebuah proses dari ‘allama bilqalam,” ujarnya.

Selain selaras dengan sejumlah regulasi Menag, katanya, program ini juga sejalan dengan Protas atau Asta Cita Menag dalam poin mempercepat perwujudan pendidikan unggul. “Kita juga ingin menciptakan pengalaman religi bagi guru,” ajaknya.

Dijelaskan, untuk tahap awal, GEMMA ini diikuti oleh 1.215 Guru PAI se Aceh, dan masih ada 10.000 lagi Guru PAI yang semoga akan diikutsertakan dalam program lanjutan.

“Harapan kita, semua Guru PAI miliki mushaf quran hasil menulis ini. Dan guru yang dapatkan Al-Quran dapat menulis Al-Quran, hingga menjadi tamat 30 juz,” pungkasnya.

Pihak Yayasan Yasinamal Indonesia yang banyak membimbing penulisan mushaf di wilayah lain, sempat juga sampaikan, bahwa GEMMA bersama Guru PAI ini, bisa masuk rekor MURI.

“Ini perdana di Indonesia,” ujar Safri Ali.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry

12 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

11 Agustus 2026 - 15:01 WIB

BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

11 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Trending di News