Menu

Mode Gelap
BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi Masjid Harus Beradaptasi dengan Era Digital Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Ingin Ketua DPD dari Internal OJK Dorong Peningkatan Kredit UMKM dan Perekonomian Daerah Taspen Ajak Peserta Lakukan Autentikasi di Awal Bulan

Pemerintahan

Ketua TP PKK Aceh Berbaur dengan Warga Buka Puasa di Halaman Islamic Center

badge-check


					Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir didampingi Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dan istrinya, Yulinda, berbaur dengan ratusan warga saat berburu takjil di sekitar Islamic Center Lhokseumawe, Selasa (18/3). Perbesar

Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir didampingi Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dan istrinya, Yulinda, berbaur dengan ratusan warga saat berburu takjil di sekitar Islamic Center Lhokseumawe, Selasa (18/3).

Lhokseumawe – Sore itu, Selasa 18 Maret, suasana di sekitar Islamic Center Lhokseumawe begitu ramai. Ratusan warga tumpah ruah, berburu takjil di deretan lapak pedagang yang memenuhi jalanan sekitar kawasan ikonik kota itu. Di antara mereka, Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, hadir tanpa sekat, berbaur dalam keramaian.

Advertisements
Ad 21

Didampingi Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dan istrinya, Yulinda, Marlina awalnya hanya ingin melihat-lihat suasana pasar takjil yang menjadi pusat aktivitas warga setiap Ramadan. Namun, suasana hangat dan antusiasme masyarakat menarik perhatiannya.

Di halaman Islamic Center, warga yang sudah selesai berburu takjil tampak sibuk menggelar alas duduk, bersiap berbuka puasa bersama. Pemandangan ini membuat Marlina tersenyum. Ia mendekat ke sebuah lapak kanji rumbi—bubur khas Aceh yang rutin dibagikan gratis oleh panitia Islamic Center setiap Ramadan.

Tanpa ragu, ia langsung mengambil alih peran sebagai petugas dadakan. Dengan cekatan, Marlina menuangkan kanji rumbi ke mangkuk dan kantong plastik yang diulurkan oleh warga.

“Sep atau tamah lom?” tanyanya dalam bahasa Aceh, menanyakan apakah warga ingin tambah. Setiap jawaban yang meminta tambahan langsung dituruti dengan senyum.

Warga yang mengantre bersama anak-anak mereka tampak senang. Mereka menerima kanji rumbi sambil mengucapkan terima kasih, beberapa di antaranya menyempatkan diri berbincang sejenak dengan Marlina.

Dari lapak kanji rumbi, Marlina dan rombongan melanjutkan langkah ke deretan pedagang takjil. Ia membeli aneka makanan untuk berbuka, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan dibagikan langsung kepada warga yang ditemuinya.

Saat waktu berbuka kian dekat, Marlina seharusnya menuju Pendopo Wali Kota, tempat berbagai hidangan telah disiapkan. Namun, langkahnya terhenti. Ia menatap kembali halaman Islamic Center, di mana ratusan warga duduk bersama di atas tikar plastik sederhana, menunggu adzan magrib berkumandang.

Alih-alih pergi ke pendopo, Marlina memilih duduk bersama mereka. Ia menghamparkan alas seadanya, menyatu dengan masyarakat, menikmati suasana berbuka yang penuh kebersamaan. Keputusannya itu menarik perhatian banyak orang. Warga pun antusias, tak sedikit yang meminta swafoto dengannya.

Bagi Marlina, Ramadan adalah tentang kebersamaan, bukan tentang protokoler atau kehormatan jabatan. Malam itu, ia membuktikan bahwa pemimpin sejati bukan hanya mereka yang duduk di ruang mewah, tetapi juga yang hadir di tengah rakyat, berbagi kebahagiaan dalam kesederhanaan. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

5 Februari 2026 - 19:28 WIB

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI

4 Februari 2026 - 14:40 WIB

Wagub Dampingi Mendagri Hadiri Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I di Aceh Tamiang

3 Februari 2026 - 22:53 WIB

Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Tata Kelola Migas yang Berkelanjutan

2 Februari 2026 - 22:46 WIB

Trending di Pemerintahan