Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Pemerintahan

Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Tata Kelola Migas yang Berkelanjutan

badge-check


					Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menyampaikan Sambutan sekaligus membuka Aceh Upstream Oil dan Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Gedung Dayan Dawood, Darussalam, Senin, 02/02/2026. Perbesar

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA menyampaikan Sambutan sekaligus membuka Aceh Upstream Oil dan Gas Supply Chain Management Summit 2026 di Gedung Dayan Dawood, Darussalam, Senin, 02/02/2026.

‎BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh menghadiri kegiatan 7th Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Senin (2/2).

‎Summit ini menjadi forum yang mempertemukan pemerintah, badan pengelola migas, kontraktor, pelaku usaha, serta akademisi untuk membahas penguatan tata kelola dan rantai pasok sektor hulu minyak dan gas bumi di Aceh.

‎Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda Aceh M. Nasir, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada BPMA dan seluruh pemangku kepentingan atas konsistensi penyelenggaraan forum tersebut sebagai wadah kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Pemerintah Aceh menilai summit ini penting untuk mendorong pengelolaan migas yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

‎”Pemerintah Aceh berkomitmen dalam mendukung peningkatan produksi migas sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap ketahanan energi nasional, sekaligus mendorong investasi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal,” kata Sekda.

‎Selain itu, forum ini diharapkan mampu memperkuat peran sumber daya lokal, baik tenaga kerja, pelaku usaha barang dan jasa, maupun perguruan tinggi, dalam ekosistem industri hulu migas Aceh.

‎7th Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2026 diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat rantai pasok migas Aceh yang berdaya saing dan berkelanjutan

‎Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan sektor energi, antara lain perwakilan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diwakili Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhianto, unsur Forkopimda Aceh, perwakilan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM yang diwakili Direktur Hulu Ariana Suryanto, Kepala BPMA Nasri, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Eka Batusate, Rektor UIN Ar-Raniry, Wali Kota Banda Aceh, pimpinan BUMN dan BUMD, serta para tamu undangan lainnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

22 Juni 2026 - 10:50 WIB

Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi

22 Juni 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

20 Juni 2026 - 14:38 WIB

Revisi UUPA, Sekda Nasir: Instrumen Penting Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran

19 Juni 2026 - 15:56 WIB

Trending di Pemerintahan