Menu

Mode Gelap
Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

News

Moncong Pesawat Garuda Penyok Diduga Tertabrak Objek Asing

badge-check


					Moncong Pesawat Garuda Penyok Diduga Tertabrak Objek Asing Perbesar

PEKAN BARU– Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-176 rute Jakarta–Pekanbaru dilaporkan mengalami penyok pada bagian moncong pesawat.

Kondisi tersebut diketahui para penumpang setelah pesawat mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, pada Sabtu (7/3/2026). Video yang memperlihatkan moncong pesawat dalam kondisi penyok pun sempat viral di media sosial.

Merespons hal tersebut, Head of Corporate Communication Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah memastikan pesawat tetap mendarat dengan aman dan normal, meskipun kru sempat mendengar suara tidak biasa saat pesawat bersiap melakukan pendaratan.

Menurut Dicky, penerbangan GA-176 yang dioperasikan menggunakan pesawat dengan registrasi PK-GFF itu sempat terindikasi adanya unknown airborne object atau objek asing di sekitar pesawat.

“Garuda Indonesia memastikan bahwa penerbangan GA-176 rute Jakarta–Pekanbaru yang beroperasi pada Sabtu (7/3) telah mendarat dengan aman dan normal di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, setelah sebelumnya terindikasi adanya objek asing di sekitar pesawat saat proses menjelang pendaratan,” kata Dicky dalam keterangan resmi  Minggu (8/3).

Ia menjelaskan, pesawat tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta pada pukul 15.35 WIB dan tiba di Pekanbaru pada pukul 17.14 WIB.

“Indikasi adanya objek asing tersebut diketahui setelah kru pesawat mendengar suara tidak biasa saat proses persiapan pendaratan,” imbuhnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pilot in Command (PIC) langsung menjalankan prosedur mitigasi keselamatan sesuai standar operasional untuk memastikan proses pendaratan tetap berlangsung aman dan terkendali.

Dicky menyebut seluruh 117 penumpang bersama dua awak kokpit dan lima awak kabin dipastikan mendarat dengan selamat. Proses kedatangan penumpang juga berlangsung normal tanpa kendala berarti.

Setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, pesawat langsung menjalani pemeriksaan teknis serta proses investigasi oleh tim terkait untuk mengidentifikasi indikasi keberadaan benda asing tersebut.

Selain itu, Garuda Indonesia juga melakukan inspeksi menyeluruh serta perawatan armada sebelum pesawat dinyatakan kembali laik operasi sesuai standar keselamatan penerbangan yang berlaku.

“Saat ini Garuda Indonesia juga terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas penerbangan terkait guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan regulasi keselamatan penerbangan,” tukasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang

22 Juni 2026 - 11:51 WIB

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan

20 Juni 2026 - 13:02 WIB

Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

20 Juni 2026 - 13:01 WIB

Trending di News