Menu ✖

Mode Gelap
Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026 Proyek Interior Banda Aceh Academy Rp1,5 Miliar Dimenangkan CV Nuansa Indah Persib Tebar Tekanan ke Persija di Puncak Klasemen

Politik

Prabowo Sindir Pakar Omon-Omon Doyan Ngarang di Medsos

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Sekretariat Presiden) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

JAKARTA  – Presiden Prabowo Subianto menyinggung banyak pakar yang berbicara tanpa dasar di berbagai media sosial dan podcast. Menurutnya, para pakar tersebut kerap asal bicara.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam.

“Saudara-saudara, ini zaman teknologi ya, jadi sekarang teknologi itu ada media sosial, iya kan? Media sosial ini baik, tapi ada juga kadang-kadang bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara,” ucap Prabowo.

Prabowo bahkan mengungkapkan, ada sejumlah pakar yang mengklaim memahami jalan pikirannya. “Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikiran Prabowo Subianto. Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast. Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu dia,” ujarnya.

“Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal enggak ada, saudara-saudara,” sambungnya.

Prabowo juga menyinggung adanya kelompok-kelompok yang nyinyir. Ia menegaskan, pemerintahannya bekerja dengan bukti, bukan sekadar janji.

“Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir, iya kan? Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja,” ucap Prabowo.

Ia pun mencontohkan setiap kampanyenya, ia selalu menegaskan Indonesia harus bisa swasembada pangan. Ketika menjadi Presiden, ia pun meminta kepada para menterinya untuk fokus mengejar target swasembada pangan.

“Saya tidak berubah, waktu saya kampanye terakhir swasembada pangan yang pertama. Dan begitu saya jadi presiden, itu fokus saya. Dan saya beri target kepada tim saya: kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan pada 2025, Indonesia tidak mengimpor beras.

“Saudara-saudara, di Perayaan Natal ini saya dengan bangga hari ini saya bisa menyampaikan bahwa begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali,” ungkapnya.

“Target empat tahun kita bisa capai dalam waktu satu tahun. Dan kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun, turun ratusan dolar. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita,” jelas dia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi III DPR Dorong Aset Pelaku Kejahatan Keuangan Dikembalikan kepada Korban

31 Oktober 2026 - 17:30 WIB

DPR Desak OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana

30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi

20 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Trending di Politik