Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

News

Presiden Iran Janji Balas Dendam ke AS-Israel usai Khamenei Tewas: Kalian akan Menyesal!

badge-check


					Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: AP) Perbesar

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: AP)

TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian berjanji akan membalas dendam kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel buntut kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dia tidak akan membiarkan tindakan AS-Israel yang dinilainya sebagai kejahatan besar.

“Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah. Darah murni pemimpin berpangkat tinggi ini (Khamenei) akan mengalir seperti mata air yang deras dan akan memberantas penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis,” kata Pezeshkian, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).

Dia berjanji akan membuat pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian Khamenei menyesali perbuatannya.

“Kali ini juga, dengan segenap kekuatan dan tekad kami, dengan dukungan bangsa Islam dan rakyat bebas di dunia, kami akan membuat para pelaku dan komandan kejahatan besar ini menyesalinya,” tutur dia.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sebelumnya mengeluarkan pernyataan keras akan melancarkan serangan paling ganas ke wilayah pendudukan Israel dan pangkalan militer AS usai Khamenei tewas

“Dalam beberapa saat lagi,” kata IRGC.

Buntut kematian Khamenei, pemerintah Iran sebelumnya menetapkan 40 hari masa berkabung. Selain itu, rezim Iran juga menetapkan tujuh hari libur untuk mengenang Khamenei.

Dilansir dari AP, televisi pemerintah Iran mengatakan Khamenei berada di kompleks kediamannya di pusat kota Teheran ketika serangan awal dimulai. Foto satelit dari Airbus menunjukkan lokasi tersebut dibom habis-habisan.

Kematian Khamenei di kantornya disebut sebagai wujud komitmen berdiri di tengah rakyat dan di garis depan tanggung jawabnya seraya menghadapi arogansi global.

“Kepada rakyat Iran yang mulia dan bangga: Dengan duka cita yang mendalam, kami ingin memberitahukan kepada Anda bahwa setelah serangan biadab oleh pemerintah kriminal Amerika dan rezim Zionis yang jahat, teladan sejati iman, jihad, dan perlawanan, Pemimpin Tertinggi Revolusi, Ayatollah Agung Khamenei, telah berpulang dengan syahid,” kata pembawa acara membacakan pengumuman kematian Khamenei

Sumber: inews

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

22 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry

22 Juni 2026 - 16:21 WIB

Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang

22 Juni 2026 - 11:51 WIB

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Trending di News