Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

News

Simpati Lintas Budaya, 1.520 Penari Ratoh dari Berbagai Latar Belakang Galang Dana untuk Aceh di Jakarta

badge-check


					Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah Perbesar

Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah

JAKARTA – Pelataran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi saksi bisu sebuah aksi kemanusiaan yang luar biasa pada Sabtu (10/1).

Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah, bersatu dalam harmoni gerakan untuk menggalang dana bagi korban banjir bandang di Aceh melalui acara bertajuk “Aceh Lon Sayang”.

Kehadiran ribuan penari ini menunjukkan bahwa duka yang dirasakan rakyat Aceh kini telah menjadi duka masyarakat Indonesia. Kegiatan ini pun mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Aceh.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Said Marzuki, yang hadir mewakili Pemerintah Aceh, mengaku sangat tersentuh melihat antusiasme masyarakat luas dalam kegiatan penggalangan dana tersebut.

“Ini sungguh luar biasa. Mereka yang menari hari ini bukan hanya saudara-saudara kita dari Aceh, tapi dari berbagai latar belakang dan daerah. Ini adalah bukti nyata bahwa persaudaraan kita tidak dibatasi oleh sekat geografis. Inisiatif mandiri ini lahir murni dari keinginan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar Said Marzuki saat memberikan sambutan di TMII.

Said menekankan bahwa langkah yang diambil oleh para penari ini merupakan tamparan positif bagi semangat kebangsaan.

Ia memuji bagaimana seni tradisional Aceh dapat menjadi pemersatu untuk tujuan kemanusiaan.

“Bagi kami, aksi yang digelar oleh para penari Ratoh Jaroe ini adalah aksi yang mulia. Kami berterima kasih karena kalian telah membantu masyarakat Aceh. Meski kalian bukan putra-putri Aceh, namun kepedulian kalian sangat dirasakan oleh masyarakat kami di sana. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian,” tambahnya dengan penuh haru

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

22 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry

22 Juni 2026 - 16:21 WIB

Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang

22 Juni 2026 - 11:51 WIB

BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur

20 Juni 2026 - 20:50 WIB

Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI!

20 Juni 2026 - 13:05 WIB

Trending di News