Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Pemerintahan

Sriwijaya FC Tak Punya Jersey Lain, Persiraja Terpaksa Pakai Biru di Kandang

badge-check


					Persiraja Banda Aceh dipastikan tidak akan mengenakan jersey kebanggaan mereka berwarna oren saat menjamu Sriwijaya FC pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026) malam.
Perbesar

Persiraja Banda Aceh dipastikan tidak akan mengenakan jersey kebanggaan mereka berwarna oren saat menjamu Sriwijaya FC pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026) malam.

BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh dipastikan tidak akan mengenakan jersey kebanggaan mereka berwarna oren saat menjamu Sriwijaya FC pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026) malam.

Situasi ini terjadi bukan tanpa alasan. Dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang digelar Jumat (27/3/2026) pagi di Muraya Hotel Aceh, terungkap bahwa Sriwijaya FC hanya membawa satu set jersey berwarna kuning.

Keputusan pun diambil oleh match commissioner dan perangkat pertandingan. Warna oren milik Persiraja dinilai terlalu mirip dengan kuning yang digunakan tim tamu, sehingga berpotensi menyulitkan wasit dalam memimpin pertandingan—terutama karena laga digelar malam hari di bawah pencahayaan lampu stadion.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah menunggu solusi dari Sriwijaya FC.

“Match commissioner sudah memberikan waktu hingga malam ini untuk kepastian jersey alternatif Sriwijaya FC selain kuning, tapi tidak ada solusi. Akhirnya kita sebagai tuan rumah yang harus mengalah dengan menggunakan jersey away (biru) di kandang,” ujarnya.

Kondisi ini tentu menjadi situasi yang tidak ideal bagi Persiraja yang berstatus sebagai tuan rumah. Namun demi kelancaran pertandingan, keputusan tersebut tetap harus dijalankan.

Lebih lanjut, Rahmat juga menyinggung soal regulasi kompetisi yang mewajibkan setiap tim membawa lebih dari satu set jersey untuk mengantisipasi benturan warna.

“Dalam regulasi sudah jelas bahwa tim tamu harus membawa lebih dari satu jersey. Pasti ada sanksi atau denda karena hanya membawa satu,” tambahnya.

Meski demikian, pergantian warna jersey ini tidak diharapkan memengaruhi performa Persiraja di lapangan. Laskar Rencong tetap membidik kemenangan di hadapan publik sendiri, meski harus tampil dengan warna berbeda di Lampineung.

Persiraja Banda Aceh kembali menjalani laga kandang pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/26. Tim berjuluk Laskar Rencong itu akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026) pukul 20.30 WIB.

Laga ini menjadi momentum penting bagi Persiraja untuk menjaga posisi di papan atas klasemen, sekaligus membalas keraguan terhadap performa mereka di kandang sendiri. Di sisi lain, Sriwijaya FC datang dengan motivasi tinggi meski sudah dipastikan terdegradasi, dan bertekad memberi perlawanan sengit di Lampineung. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

22 Juni 2026 - 10:50 WIB

Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi

22 Juni 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

20 Juni 2026 - 14:38 WIB

Revisi UUPA, Sekda Nasir: Instrumen Penting Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran

19 Juni 2026 - 15:56 WIB

Trending di Pemerintahan