Menu

Mode Gelap
Pengabdian Zaini Abdullah Akan Selalu Menjadi Bagian dari Sejarah Aceh Mahasiswa Korea Selatan Lulus Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Teliti Konsumsi Produk Korea di Aceh Vonis Noel Tamparan Keras bagi Birokrat Doyan Main Proyek Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026, Agus Suparmanto Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Parah! Dua Lurah Pesta Miras dan Open BO di Kantor Kelurahan Lulus 3,5 Tahun Lewat Publikasi Ilmiah, Urwatil Wusqa Jadi Lulusan Terbaik FAH UIN Ar-Raniry

Pemerintahan

Wakil Bupati Buka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 Tahun 2025

badge-check


					Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri memberikan sambutan dan sekaligus membuka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Ingin Jaya, Selasa (13/05/2025).
FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR Perbesar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri memberikan sambutan dan sekaligus membuka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Ingin Jaya, Selasa (13/05/2025). FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR

ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri secara resmi membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (13/05/2025).

Konferensi PGRI yang mengangkat tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” itu turut dihadiri Ketua PGRI Aceh Munzir S.Pdi M.Si beserta jajaran dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Bahrul Jamil S.Sos MSi.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri dalam sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan musyawarah pada Konferensi PGRI Aceh Besar yang ke-23, dalam rangka menentukan kepengurusan dan arah perjuangan lima tahun kedepan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan selamat bermusyawarah, semoga PGRI semakin jaya salam menjalankan roda organisasi dan menjadi partner paling baik pemerintah,” katanya sebelum membuka Konferensi tersebut.

Wakil Bupati juga mengatakan PGRI punya peran penting untuk memperjuangkan hak-hak guru, peningkatan pendidikan bagi peserta didik, hingga memerdekaan dunia pendidikan dari kebodohan.

“Laksanakan peran tersebut dengan sebaik-baiknya, tugas dan tanggung jawab kita sangat penting dan mulia, walaupun berbagai rintangan akan dihadapi baik kebijakan anggaran dan lain sebagainya, namun kami yakin kita mampu melakukannya dengan baik,” imbuhnya.

Ketua PGRI Aceh Al Munzir mengatakan organisasi PGRI merupakan rumah besar bagi para guru, sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk membesarkan organisasi, melakukan program-program pengembangan kompetensi guru serta terus mengadvokasi berbagai persoalan guru.

“PGRI harus terus hadir menjadi rumah besar bagi para guru, baik dalam memperjuangkan aspirasi para guru, maupun dalam memperjuangkan dan mengisi arah pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan masa depan Indonesia Emas,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Aceh Besar Dr. Agus Jumaidi S.Pd.I, MPd dalam sambutannya mengucapkan terima atas dukungan pemerintah dalam mendukung program kegiatan PGRI selama ini.

“Apresiasi kami atas nama PGRI Aceh Besar yang telah mendukung berbagai program dan kegiatan organisasi,” katanya.

60 Peserta dari Pengurus Cabang PGRI Se-Aceh Besar tersebut akan melangsungkan musyawarah selama sehari untuk merumuskan arah perjuangan PGRI Aceh Besar lima tahun kedepan.(**)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengabdian Zaini Abdullah Akan Selalu Menjadi Bagian dari Sejarah Aceh

14 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026, Agus Suparmanto Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

14 Juni 2026 - 14:28 WIB

Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman

11 Juni 2026 - 14:06 WIB

Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030

10 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10 Juni 2026 - 15:22 WIB

Trending di Pemerintahan