Menu

Mode Gelap
Pemkab Lombok Barat Serahkan Bantuan Bencana kepada Aceh Wagub Aceh Minta Percepatan Jadup, Pemulihan Ekonomi hingga Sapi Meugang saat Kunjungan Pimpinan MPR RI UIN Ar-Raniry Perpanjang MoU dengan UNISSA, Buka Akses Riset dan Mobilitas Mahasiswa ke Brunei Persis Perkenalkan Pemain Asing Baru Ke-10 Di Putaran Kedua Pemerintah Minta Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma Ketua DPRK Banda Aceh Imbau Agar Tempat Usaha Kuliner Menyediakan Mushala

News

1.957 Jemaah Haji Aceh Sudah Tiba di Madinah

badge-check


					1.957 Jemaah Haji Aceh Sudah Tiba di Madinah Perbesar

BANDA ACEH – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengatakan, 1.567 jemaah haji Aceh sudah berada di Kota Suci Madinah.

Hal tersebut dikatakan Azhari usai menerima laporan ketibaan dari petugas kelompok terbang (kloter) BTJ-05 Minggu, 23 Juni 2025.

“5 kloter sudah tiba di Madinah. Hari ini (24 Juni) kloter BTJ-06 juga dijadwalkan berangkat ke Madinah jam 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS),” ujar Azhari.

Azhari merincikan, 1.957 jemaah haji Aceh tersebut masing-masing 392 jemaah kloter 1, 2, 4 dan 391 jemaah kloter 3 serta 390 jemaah kloter 5.

Pemberangkatan jemaah haji Aceh ke Madinah dimulai dari kloter BTJ-01, 19 Juni lalu dan akan berlangsung sampai 30 Juni mendatang.

“Setiap hari 1 kloter, jamnya beda-beda” kata Azhari.

Azhari menjelaskan, saat ini 2.480 jemaah haji Aceh di Makkah dari kloter 6 sampai 12 bersiap-siap berangkat menuju Madinah. Selama di Madinah, jemaah haji akan melaksanakan salat dan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah ke makam Rasulullah dan tempat-tempat bersejarah lainnya.

PPIH Embarkasi Aceh tahun ini memberangkatkan 4.446 jemaah haji. 9 di antaranya meninggal dunia di Makkah

10 Jemaah Dirawat di Rumah Sakit
Azhari juga mengatakan, saat ini 10 jemaah haji Aceh masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) di Arab Saudi.

“3 orang dirawat di Madinah, 7 orang masih dirawat di RS An Nur, Makkah,” katanya.

Ia merincikan, di Madinah, 2 jemaah kloter 1 dirawat di RS King Fahd dan 1 orang dari kloter 2 dirawat di RS As Salam. Sementara yang masih dirawat di RS An Nur, Makkah, masing-masing 1 jemaah dari kloter 4, 5, 6, 7, 8 dan 2 jemaah kloter 10.

Jemaah kloter 4, 5 dan 6 seharusnya sudah berangkat ke Madinah, namun karena masih dalam perawatan RS, mereka akan diberangkatkan oleh KKHI (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) Makkah bila memungkinkan.

“Jika tidak,, mereka akan dipulangkan ke tanah air melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah,” ujarnya.

Azhari berharap, jemaah yang sudah di Madinah maupun yang masih di Makkah agar tetap menjaga kesehatan dan tidak memaksakan untuk ibadah sunnah, apalagi berwisata dan belanja.

“Makan yang teratur, perbanyak minum air putih, dan istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan dan stamina selama menunggu waktu kepulangan ke tanah air,” katanya.

Untuk diketahui, jemaah haji Aceh akan kembali ke tanah air pada 27 Juni mendatang samai 9 Juli 2025.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry Perpanjang MoU dengan UNISSA, Buka Akses Riset dan Mobilitas Mahasiswa ke Brunei

10 Februari 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Minta Jurnalisme Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

10 Februari 2026 - 08:42 WIB

Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI

8 Februari 2026 - 23:28 WIB

Saatnya Pers Nasional Beradaptasi di Era Kecerdasan Artifisial

8 Februari 2026 - 23:25 WIB

DWP UIN Ar-Raniry Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sawang Aceh Utara

7 Februari 2026 - 23:47 WIB

Trending di News