Menu

Mode Gelap
BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Politik

Ketua DPRK Banda Aceh Imbau Agar Tempat Usaha Kuliner Menyediakan Mushala

badge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh Irwansyah ST Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh Irwansyah ST

BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST mengimbau agar semua tempat usaha kuliner di Banda Aceh, baik itu restoran, cafe, warung kopi dan sejenisnya agar menyediakan fasilitas mushala kepada para pengunjungnya.

Menurutnya, ketersediaan mushala representatif untuk tempat menunaikan shalat sudah menjadi keharusan.

Selain itu, fasilitas itu juga akan pengunjung nyaman dan dapat dengan leluasa menunaikan kewajiban shalat.

Menurut politisi PKS ini, penyediaan mushala sangat penting untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung.

“Apalagi nanti saat memasuki bulan puasa, terutama usaha kuliner yang menjual paket berbuka puasa, sehingga konsumen langsung bisa melaksanakan shalat magrib di resto atau kafe,” kata Irwansyah.

Selain itu, di luar bulan Ramadhan, selama cafe dan resto kerap dijadikan tempat bagi sebagian orang untuk bekerja secara daring, membuat tugas, meeting, hingga aktivitas produktif lainnya. Jadi keberadaan mushala yang layak sudah menjadi keharusan.

Selain itu, adanya mushala yang layak juga dapat mencerminkan Banda Aceh dengan suasana islami, serta menerapkan syariat islam.

“Jangan sampai saat buka puasa bareng, jadi alasan tidak shalat mahgrib, karena di lokasi tidak disediakan mushala,”ujar Irwansyah.

Irwansyah juga meminta kepada owner atau pemilik usaha kafe atau restoran untuk memperhatikan kebersihan, sebagai salah unsur terpenting dalam pelayanan dan menarik konsumen.

“Upaya menjaga kebersihan, termasuk pembuangan limbah cair yang dihasilkan dari proses memasak, serta kotoran pencucian piring harus ada tempat penampungan khusus, bukan membuangnya di selokan (parit), ” ujar Irwansyah.

Ia juga mengimbau pemilik usaha kuliner yang posisi usahanya berdekatan dengan jalan agar menyediakan tempat parkir yang memadai, sehingga tidak menganggu arus lalu lintas.

“Hal ini sebagai sebagai upaya mendukung Pemerintah Kota Banda Aceh dan keinginan seluruh warga yakni terwujudnya kota yang aman, ramah, dan berbudaya bersih serta santun,”ujarnya.(*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PDIP: Urus Saja Persoalan Listrik Mati, Jangan Nyinyir!

20 Juni 2026 - 12:50 WIB

Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

17 Juni 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bersama NU Dukung Penegakan Syariat Islam oleh Walikota

7 Juni 2026 - 23:20 WIB

Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan

5 Juni 2026 - 00:54 WIB

PBA Sebut Elit Aceh Sibuk Kejar Kekayaan

3 Juni 2026 - 13:45 WIB

Trending di Politik