Menu

Mode Gelap
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

News

112 Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Jalani KPM Kebencanaan di Pidie Jaya dan Bireuen

badge-check


					112 Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Jalani KPM Kebencanaan di Pidie Jaya dan Bireuen Perbesar

BANDA ACEH — Sebanyak 112 mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diterjunkan ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Aceh untuk menjalani Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan.

Para mahasiswa tersebut dilepas secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg, di sekitar Posko Ar-Raniry Peduli, Rabu (24/12/2025).

Sebanyak 76 mahasiswa FAH mengikuti KPM Kebencanaan gelombang pertama yang berlangsung selama 22 hari, mulai 25 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026.

Mereka disebar di empat titik pengabdian, masing-masing dua lokasi di Pidie Jaya dan dua lokasi di Bireuen, yang merupakan daerah terdampak banjir dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, mahasiswa lainnya dijadwalkan menyusul pada gelombang kedua.

Dalam arahannya, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi bencana harus dilandasi semangat kemanusiaan dan empati sosial.

“Mahasiswa hadir untuk membantu masyarakat, bukan untuk wisata bencana. Kurangi swafoto dan hal-hal yang tidak perlu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah empati, kepekaan, dan kerja nyata,” ujar Mujiburrahman.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga kesehatan, mempersiapkan kebutuhan pribadi, serta menghormati adat dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Mahasiswa adalah duta UIN Ar-Raniry. Jaga ibadah, sopan santun, dan perilaku selama berada di tengah masyarakat,” katanya.

Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MAg PhD menjelaskan bahwa selama KPM Kebencanaan, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembersihan balai gampong, pesantren, rumah warga, hingga lembaga sosial yang terdampak banjir.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M UIN Ar-Raniry, Nashriyah, menyampaikan bahwa tim PSGA turut melakukan pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak, terutama anak-anak, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Menurut Nashriyah, program KPM Tematik Kebencanaan ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperkuat empati, kepekaan sosial, dan kepedulian kemanusiaan di wilayah rawan bencana. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News