Menu

Mode Gelap
Strategi Bola Mati Marcos Santos Berbuah Manis Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang Pinjam Motor Alasan Ambil Paket, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Honda Scoopy Milik Teman DPR Soroti Bahan Baku Impor di Industri Kopi Kejati Aceh Raih SMSI Aceh Award 2026, Dinilai Konsisten Dorong Keadilan Restoratif Adu Kecepatan di Lampulo, Dua Sepmor Bertabrakan, Satu Pelajar Tewas

Olahraga

Strategi Bola Mati Marcos Santos Berbuah Manis

badge-check


					pelatih Arema FC, Marcos Santos. Perbesar

pelatih Arema FC, Marcos Santos.

MALANG — Arema FC menunjukkan efektivitas luar biasa saat menaklukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 pada pekan pertama BRI Super League 2026/27. Atas perolehan tiga poin tersebut, menempatkan Arema FC di posisi puncak klasemen sementara.

Advertisements
Ad 33

Salah satu catatan menarik dari kemenangan tersebut karena keberhasilan memaksimalkan situasi bola mati. Dimana tiga dari empat gol Arema FC lahir melalui skema set piece.

Diego Landis membuka kontribusi dari situasi sepak pojok melalui sundulan. Gol ketiga yang dicetak Marcos Vinicius juga berawal dari skema bola mati, sementara Mauro Zijlstra menutup pesta gol Arema setelah memanfaatkan kemelut dari sepak pojok.

Sehingga keberhasilan Arema FC dalam memanfaatkan bola mati mengingatkan pada sejumlah tim Eropa yang dikenal memiliki variasi set piece, termasuk Arsenal.

“Mengenai bola mati, semua tim di dunia saat ini sepak bolanya sangat mirip. Jika memiliki variasi set piece yang berbeda, itu akan sangat membantu. Seperti yang anda katakan tentang Arsenal, kami tidak baru memulai ini sekarang,” ujar pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Dia menjelaskan bahwa Arema FC secara rutin berlatih menghadapi berbagai situasi pertandingan. Persiapan dilakukan dengan mempertimbangkan karakter pemain yang dimiliki serta kemungkinan pendekatan yang akan digunakan lawan.

“Musim lalu kami menciptakan banyak peluang namun mungkin tidak berbuah gol. Kami melatih berbagai situasi di setiap sesi latihan, memikirkan lawan, pemain tinggi, pemain kecil, umpan pendek atau jauh. Pekerjaan ini sudah dimulai sejak musim lalu dan kami senang hari ini membuahkan hasil,” imbuhnya.

Selain efektivitas bola mati, laga perdana di BRI Super League 2026/27 juga menjadi panggung positif bagi dua pemain baru, Mauro Zijlstra dan Marcos Vinicius langsung mencetak gol.

Bagi Marcos Santos, gol perdana memiliki arti penting bagi pemain yang baru bergabung karena dapat meningkatkan kepercayaan diri. Mauro Zijlstra bahkan mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.

“Ini menunjukkan bahwa kami tepat dalam memilih pemain untuk musim ini. Namun, kami harus tetap rendah hati, ini baru pertandingan pertama,” kata Marcos Santos.

“Mengenai bola mati, Mauro sangat berpengalaman di Persija (sebelumnya) dan tim nasional. Penting bagi dia untuk mencetak gol demi kepercayaan dirinya dan tim. Dia belum 100 persen secara fisik, tapi kontribusinya sangat membantu,” pungkasnya.

Kemenangan atas Isenmulang FC menunjukkan salah satu senjata yang bisa diandalkan Arema FC musim ini. Namun, dia mengingatkan bahwa kompetisi baru saja dimulai dan setiap pertandingan akan menghadirkan tantangan yang berbeda.

Kini tim mengalihkan fokus persiapan untuk menjalani laga tandang pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 melawan PSM Makassar, Minggu (13/9) mendatang.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Moises Wolschick Optimistis Bawa Bhayangkara Presisi Lampung FC Tembus Tiga Besar

31 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Persib Siap Hadapi Manila Digger di Play-off ACL 2, Tolic Siapkan Strategi Cadangan

31 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Persib Bandung Dibidik Semua Rival, Teja Paku Alam: Tantangan Terbesar Ada pada Diri Sendiri

30 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Persib Matangkan Strategi Hadapi Manila Digger di Playoff ACL 2

29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Buffon Bawa Misi Besar Bersama Dewa United, Incar Gelar Juara

29 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Trending di Olahraga