Menu

Mode Gelap
Iqbal Minta Suporter PSIM Penuhi Stadion di Laga Home Terakhir Hal yang Diwaspadai Boris Kopitovic dari Bhayangkara FC Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran Kinerja Moncer, BSI Masuk Top 5 Bank Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Pemerintahan

Gubernur Sambut Dubes UEA dan Presiden Direktur Mubadala Energy di Meuligoe, Bahas Kerjasama Investasi di Aceh

badge-check


					Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Plt Sekda Aceh, Drs. Alhudri, M.M, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Untuk Republik Indonesia, H.E.Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, dan rombongan, di Pendopo Gubernur Aceh, Minggu, 9/3/2025 Perbesar

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Plt Sekda Aceh, Drs. Alhudri, M.M, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Untuk Republik Indonesia, H.E.Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali, dan rombongan, di Pendopo Gubernur Aceh, Minggu, 9/3/2025

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambut kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri beserta rombongan, dimana Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali merupakan bagian dari rombongan tersebut, di Meuligoe Gubernur Aceh pada Minggu, 9 Maret 2025. Mubadala Energy merupakan perusahaan energi internasional asal UEA yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi.

Kunjungan rombongan Dubes UEA ini bertujuan untuk membahas peluang kerjasama investasi di Aceh, khususnya di sektor infrastruktur dan energi, serta membuka peluang investasi baru yang signifikan bagi Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Muzakir Manaf menyampaikan sejumlah potensi sumber daya migas di Aceh yang dapat dikelola bersama. “Aceh memiliki potensi minyak dan gas bumi yang besar, yang jika dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang besar,” ujar Muzakir Manaf.

Selain sektor migas, Gubernur juga menekankan potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, dan sektor lainnya yang masih terbuka lebar untuk dikelola secara profesional oleh investor.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Alhudri, yang turut hadir mendampingi Gubernur, menyampaikan bahwa sesuai arahan Gubernur, pembangunan jalan tol Aceh lintas Medan-Banda Aceh masih membutuhkan investasi dari luar. “Segmen Langsa-Lhokseumawe-Sigli masih belum terhubung, dan kami berharap pihak UEA dapat berpartisipasi dalam proyek strategis ini,” jelas Alhudri.

Merespons keterbukaan Pemerintah Aceh, Dubes Abdulla Salem Al Dhaheri menyatakan bahwa kunjungannya ke Aceh bertujuan untuk melihat dan membahas potensi kerjasama dengan Aceh. “Kami yakin banyak hal yang dapat dikerjasamakan di Aceh. Kami di sini untuk bertemu dengan Gubernur dan pihak terkait guna bertukar pandangan tentang langkah-langkah strategis di berbagai sektor, termasuk pemanfaatan potensi energi dari blok South Andaman yang dioperatori oleh Mubadala Energy,” ujar Dubes UEA.

Dubes Al Dhaheri juga meminta Pemerintah Aceh untuk mempersiapkan data resmi terkait kebutuhan pembangunan jalan tol, yang dapat diajukan kepada pihak UEA untuk ditinjau lebih lanjut.

Setelah pertemuan di Meuligoe Gubernur, Gubernur Muzakir Manaf bersama Dubes UEA dan rombongan bertolak ke Meuligoe Wali Nanggroe Aceh untuk berbuka puasa bersama Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

15 Mei 2026 - 01:22 WIB

Kak Na: Makan Ikan Sehat, Kuat dan Cerdas

12 Mei 2026 - 13:10 WIB

Wakil Gubernur Aceh Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum di Aceh Tamiang

12 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kak Na: Cokbang Contoh Nyata Aceh Mampu Produksi Hulu-Hilir secara Mandiri

11 Mei 2026 - 23:17 WIB

Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien

11 Mei 2026 - 20:08 WIB

Trending di Pemerintahan