Menu

Mode Gelap
Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk di Aceh Timur, Bermula dari Kenalan di Instagram Apresiasi Terus Mengalir, Relokasi Pedagang Sirih Bikin Masjid Raya Baiturrahman Lebih Estetik Jelang Desember, Intelijen Diminta Antisipasi Mobilisasi Isu Kemerdekaan Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Ditemukan DPR Dorong Kaji Ulang Aturan Mutasi ASN 10 Tahun

News

Kolaborasi Kampus dan Industri, KPM UMD III di Nagan Raya Berikan Manfaat Nyata bagi Warga

badge-check


					Kolaborasi Kampus dan Industri, KPM UMD III di Nagan Raya Berikan Manfaat Nyata bagi Warga Perbesar

NAGAN RAYA– Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Membangun Desa (UMD) III Gelombang 3 di Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, resmi berakhir.

Advertisements
Ad 33

Program yang melibatkan mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan STAIN Tgk. Dirundeng Meulaboh ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Bara Energi Lestari (BEL) sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan tambang.

Penarikan peserta dilakukan oleh tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry dan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Tgk. Dirundeng. Acara penutupan berlangsung di Gampong Latong, salah satu lokasi program bersama Gampong Alue Buloh.

Sekretaris LP2M UIN Ar-Raniry yang juga Manajer Program UMD Corner, Amrullah, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata peran akademisi dalam pembangunan masyarakat.

“Program ini harus terus dikembangkan agar dampaknya semakin luas. Salah satu yang bisa diwujudkan adalah pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an atau sekolah vokasi di Nagan Raya yang berorientasi pada kemandirian masyarakat pascatambang,” ujarnya.

Amrullah menambahkan bahwa program KPM UMD III ini diikuti oleh sepuluh mahasiswa, masing-masing lima dari UIN Ar-Raniry dan STAIN Tgk. Dirundeng Meulaboh. Seluruh peserta merupakan hafiz dan hafizah minimal lima juz. Selama program berlangsung, mereka menjalankan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk Camp Tahfiz bagi anak-anak di sekitar Ring I tambang PT BEL.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) UIN Ar-Raniry, Jarnawi, mengapresiasi sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat dalam program ini.

“Ini bukan sekadar implementasi tridarma perguruan tinggi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata akademisi dalam pembangunan sosial,” kata dia.

Senada dengan itu, perwakilan PT BEL, Fuad, menyatakan komitmennya dalam mendukung program akademik yang berdampak bagi masyarakat.

“Kami mendukung penuh sinergi antara perguruan tinggi dan industri untuk menciptakan solusi bagi berbagai tantangan sosial dan ekonomi,” ucapnya.

Keuchik Gampong Latong menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan di desanya. Ia berharap program serupa terus berlanjut.

Sepanjang pelaksanaan KPM, mahasiswa menggelar berbagai program pemberdayaan, mulai dari edukasi kesehatan dan lingkungan, hingga penguatan ekonomi berbasis komunitas dan kearifan lokal.

Direktur UC4 UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, dalam pesannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat.

“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dalam mencerdaskan masyarakat dan menciptakan kemandirian pascatambang,” katanya.

Eka juga berharap melalui program KPM ini menjadi cikal bakal harmonisasi antara pengelolaan tambang dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara akademisi, industri, dan komunitas lokal. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk di Aceh Timur, Bermula dari Kenalan di Instagram

26 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Apresiasi Terus Mengalir, Relokasi Pedagang Sirih Bikin Masjid Raya Baiturrahman Lebih Estetik

25 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan

25 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Ditemukan

25 Agustus 2026 - 20:13 WIB

SAPA Minta Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran Penanganan Banjir dan Longsor

24 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Trending di News