Menu

Mode Gelap
Tekad PSM Bangkit Di Periode Sulit Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik di Tengah Pemanfaatan AI Saatnya Pers Nasional Beradaptasi di Era Kecerdasan Artifisial Wagub Aceh Turun Tangan, Polemik Huntara Bireuen Diputuskan DWP UIN Ar-Raniry Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sawang Aceh Utara Menkomdigi Ajak Pers Jaga Kualitas

Pemerintahan

Bupati Al-Farlaky Terima Serambi Ekraf Award 2025

badge-check


					Bupati Al-Farlaky Terima Serambi Ekraf Award 2025 Perbesar

BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.S.I, menerima penghargaan Serambi Ekraf Award 2025 yang diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada malam penganugerahan di Banda Aceh, Jumat (29/8/2025).

Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur atas komitmen dalam mengembangkan petani kakao kreatif di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada Serambi Indonesia yang telah memberikan penghargaan ini. Ia juga mengenang media tersebut sebagai bagian dari perjalanan kariernya.

“Terima kasih kepada Serambi Indonesia yang telah memberikan penghargaan ini. Saya berharap Serambi Indonesia terus berkiprah sebagai sumber referensi informasi di Aceh,” ujar Al-Farlaky.

Bupati juga berharap Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mendorong pemerintah kabupaten/kota di Aceh agar sektor ekonomi kreatif semakin tumbuh dan berkembang.

“Kami berharap Kemenparekraf bisa mendorong pemerintah kabupaten/kota di Aceh agar ekonomi kreatif ini bisa lebih berkembang ke depan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Al-Farlaky menyinggung persoalan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, tahun 2025 Pemkab Aceh Timur harus melakukan efisiensi sebesar Rp101 miliar, dan diperkirakan pada 2026 akan bertambah hingga Rp200 miliar.

“Karenanya, seluruh bupati/wali kota di Aceh sangat mengharapkan perhatian serius dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Sehingga pusat-pusat produksi ekonomi kreatif di daerah dapat dipromosikan secara lebih luas dan produknya bisa dipasarkan hingga keluar Aceh,” pungkas Al- Farlaky.(*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Aceh Turun Tangan, Polemik Huntara Bireuen Diputuskan

8 Februari 2026 - 23:18 WIB

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

5 Februari 2026 - 19:28 WIB

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI

4 Februari 2026 - 14:40 WIB

Wagub Dampingi Mendagri Hadiri Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I di Aceh Tamiang

3 Februari 2026 - 22:53 WIB

Trending di Pemerintahan